Diduga Mark-Up, SAPA Minta APH Usut Tuntas

Kamis, 12 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Komunitas SAPA.

Komunitas SAPA.

BANDA ACEH (MA) Ketua Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) menegaskan bahwa pengadaan konsumsi untuk atlet pada PON XXI Aceh-Sumut patut diusut, mengingat harga satuan yang sangat tidak wajar.

Dalam laporan yang diterima, harga satu bungkus nasi mencapai Rp 50.900 per porsi, dan snack seharga Rp 18.900 per porsi, jauh di atas harga standar di Aceh yang berkisar antara Rp 15.000 hingga Rp 20.000 untuk nasi dan Rp 10.000 untuk snack.

BACA JUGA...  Wagub Aceh Perjuangkan Akses Tol Khusus untuk Jamaah Haji: Aman, Nyaman, Efisien

“Kami mencurigai adanya praktik mark up yang luar biasa dalam pengadaan ini. Harga yang dikenakan sangat tidak sesuai dan mengindikasikan adanya permainan harga,” kata Ketua SAPA Fauzan Adami kepada wartawan. Kamis 12 September 2024.

Dia juga menekankan, bahwa tender pengadaan konsumsi dimenangkan oleh perusahaan dari luar Aceh, padahal banyak pengusaha lokal yang seharusnya mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi.

BACA JUGA...  Dugaan Monopoli Anggaran Publikasi di Dinas Kominfo Aceh Timur Menuai Sorotan

“Kegiatan PON seharusnya dapat membantu perekonomian masyarakat lokal, bukan sebaliknya. Jika PON hanya dinikmati oleh para pejabat, maka tidak ada manfaatnya bagi masyarakat Aceh,” tambahnya.

Ketua SAPA juga mengungkapkan atas pelayanan yang buruk yang diterima oleh para atlet, di mana mereka terlambat mendapatkan konsumsi akibat kurangnya transportasi dan relawan.

Berita Terkait

KPK Usut Korupsi BPN
Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal
KSMI Perketat Usia Pemain 
WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:50 WIB

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 September 2026 - 17:41 WIB

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 September 2026 - 17:16 WIB

KSMI Perketat Usia Pemain 

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB