KAPPRA Kritik Manajemen PLN UID, Nafis Rakan: Ganti Rugi 

Jumat, 7 Juni 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KAPPRA saat gelar aksinya demi masyarakat.

KAPPRA saat gelar aksinya demi masyarakat.

BANDA ACEH (MA) Kesatuan Aliansi Pemuda Peduli Rakyat Aceh (KAPPRA) mengkritik keras manajemen PLN UID Aceh atas seringnya pemadaman listrik di Aceh.

Nafis Rakan, Sekretaris KAPPRA, menilai kinerja PLN sangat buruk dan mendesak agar kompensasi diberikan secara merata, khususnya bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mengalami kerugian besar.

BACA JUGA...  Pemkab dan KIP Bireuen Gelar Apel Siaga Jelang Pilkada 2024

“Kami menuntut ganti rugi yang adil bagi semua lapisan masyarakat. Kerugian yang dialami UMKM sangat besar, dan kebijakan PLN selama ini tidak memadai. PLN hanya memberikan kompensasi berupa potongan 10% yang implementasinya sulit dibuktikan,” kata Nafis Rakan pada media lewat siaran persnya, Kamis, (6/6).

Nafis menegaskan bahwa pengurangan tagihan listrik sebesar 10% harus dibuktikan dengan data penggunaan listrik yang akurat dan transparan. Hingga kini, bukti konkret tersebut sulit didapatkan oleh masyarakat.

BACA JUGA...  Kepala BNPB Tinjau Korban Bencana di Langkahan, Serahkan Bantuan Tanggap Darurat

Lebih lanjut, Nafis mengkritik PLN yang tidak memberikan kompensasi langsung berupa voucher atau pulsa listrik.

“Kompensasi langsung seperti voucher atau pulsa listrik akan lebih efektif dan mudah dirasakan oleh masyarakat. Tapi sayangnya, PLN tidak mengambil langkah tersebut,” tambahnya.

KAPPRA juga menyoroti penjadwalan pemadaman listrik yang tidak jelas dan sering tidak diberitahukan kepada masyarakat, mengganggu aktivitas harian dan operasional bisnis.

BACA JUGA...  Dewan Pers Lakukan Verifikasi Faktual Media NOA.CO.ID

Berita Terkait

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB