Milad GAM ke 47 Langkah dan Asa para Syuhada

Senin, 4 Desember 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Santunan anak yatim di milad GAM ke 47

Santunan anak yatim di milad GAM ke 47

Kini semua itu telah berlalu dan dibayar mahal oleh perjuangan dan pengorbanan para syuhada yang melahirkan Memorandum of Understanding (MoU) Helsinky antara GAM dan Pemerintah RI pada 14 Agustus 2005 di Finlandia.

KUALASIMPANG | mediaaceh.co.id – Gerakan Aceh Merdeka (GAM) begitu sebutannya. Secara De Facto diakui keberadaannya oleh republik ini. Sayap militer GAM yang terkenal militan itu mengingatkan kita, betapa gigihnya perjuangan sayap militer organisasi yang disebut dengan Teuntara Nanggroe Aceh (TNA), telah menoreh catatan bahwa mereka ada dan sangat heroik kala itu.

BACA JUGA...  Capai 80 Persen Vaksinasi, Bupati Puji Datok Blang Kandis

Agitasi yang beralasan itu; menancap erat di benak rakyat Aceh. Tak terkecuali organisasi GAM dengan TNA sebagai basis kekuatan militernya. Semua dilakukan karena proses ke tidak adilan antara pusat dan Aceh kala itu.

Hari ini 47 tahun silam, tak luput di ingatan kita, pergolakan GAM dan RI bercokol beranguskan infrastruktur dan ribuan nyawa manusia, kini menjadi saksi bisu yang tak terlupakan.

BACA JUGA...  Sekda Sosialisasikan Peraturan Bupati Aceh Barat Nomor 20

Para syuhada telah mencatat di pikiran kita, bahwa; perang membinasakan banyak orang dan meluluh lantakkan harta benda. Tanpa pandang bulu.

Itu menjadi saksi sejarah bagi bangsa ini, kalau rakyat Aceh memang heroik dan patriotisme untuk menolak ketidak adilan yang hadir ditengah-tengah mereka.

Berita Terkait

Belum Genap 2 Tahun, M. Nasir Tinggalkan Kursi Sekda Aceh
Pernyataan JK soal Kericuhan Aceh Dibantah, Faisal: Masyarakat Kecewa MoU Tak Tuntas
21 Tahun Damai, Komunitas GDA Gelar Kirab Aceh 
Wali Nanggroe: Rawat  dan Jagalah Perdamaian Aceh 
Stafsus Gubernur Aceh Harap Tak Ada Salah Persepsi Soal Bantuan Pertanian Rp 2,5 Triliun
Faisal Rizal: Relawan Berjuang Tanpa Pamrih, SKPA dan BUMD Harus Belajar Menghargai
Gubernur Aceh Paparkan Pertanggungjawaban APBA 2025 di Paripurna DPRA
DPD PSI Pidie Konsolidasi Pengurus 23 Kecamatan, Perkuat Struktur Partai

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Belum Genap 2 Tahun, M. Nasir Tinggalkan Kursi Sekda Aceh

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:42 WIB

Pernyataan JK soal Kericuhan Aceh Dibantah, Faisal: Masyarakat Kecewa MoU Tak Tuntas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:21 WIB

21 Tahun Damai, Komunitas GDA Gelar Kirab Aceh 

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Wali Nanggroe: Rawat  dan Jagalah Perdamaian Aceh 

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Stafsus Gubernur Aceh Harap Tak Ada Salah Persepsi Soal Bantuan Pertanian Rp 2,5 Triliun

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 

Senin, 24 Agu 2026 - 20:45 WIB

PENDIDIKAN

Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Senin, 24 Agu 2026 - 20:31 WIB

PEMERINTAHAN

Taufik Jadi Plt Sekda Aceh

Senin, 24 Agu 2026 - 20:24 WIB