Milad GAM ke 47 Langkah dan Asa para Syuhada

Santunan anak yatim di milad GAM ke 47

“Perjuangan yang dirintisnya, kini memasuki 47 tahun dan telah tercatat berbagai peristiwa yang pernah terjadi sampai tahun 2005 dan hari ini dan menjadi suatu sejarah baru yang perlu dikembangkan dan diajarkan kepada generasi kita,” ungkapnya.

Kureng menyampaikan bahwa kita tak boleh berhenti, namun harus terus bergerak sampai berdampak pada tujuan akhir dari cita-cita perjuangan suci ini.

BACA JUGA...  Seorang Warga Gampong Panjupian Hanyut Diseret Gelombang Laut

Kemudian sambung Kureng dengan peran besar seluruh anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) seluruh Aceh dalam rangka menggalang kolaborasi yang universal maka telah terbentuk rasa kebersamaan di berbagai wilayah dalam menyongsong kemenangan, terlebih lagi dalam hitungan puluhan hari ke depan, kita akan menghadapi kontestasi politik untuk pemilihan para anggota legislatif yang diusung oleh Partai Aceh, baik untuk kabupaten kota maupun Aceh.

BACA JUGA...  Muzakir Manaf – Fadhlullah Hadiri Pelantikan Kepala Daerah se Indonesia di Jakarta

Kureng menambahkan, beberapa bulan setelah pemilu, kita akan berhadapan dengan pemilihan kepala daerah (pilkada), yang tentunya Partai Aceh juga akan mengusung kandidatnya, baik untuk bupati/wakil bupati, wali kota/wakil wali kota maupun gubernur/wakil gubernur. Dalam momentum ini, sangat diperlukan gagasan dan ide cemerlang.

“Dari proses awal perjuangan yang telah, sedang dan akan kita jalankan di masa-masa akan datang, sehingga dunia internasional bisa melihat bahwa, apa yang Aceh lakukan hari ini adalah demi hak asasi dan kebebasan dalam menentukan nasib sendiri dan pemerintahan sendiri (self determination and self government),” jelas Kureng.