MEDIA ACEH

Warga Pesisir Lebih Butuh Tanggul Bukan Bansos

Warga terdampak banjir di Kampung Teluk Halaban, Kecamatan Bendahara bukan butuh bantuan, tapi pembangunan tanggul penahan banjir yang permanen. Kualasimpang, Kamis, 6 Januari 2022

Warga Pesisir Lebih Butuh Tanggul Bukan Bansos

KUALASIMPANG (MA) – Warga yang berada diwilayah pesisir garis pantai Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Lebih membutuhkan dibangun tanggul penahan banjir bukan Bantuan Sosial (Bansos) yang bersifat temporer.

Keluhan itu disampaikan warga yang ada di Kampung Teluk Halban dan Rantau Pakam, kecamatan Bendahara. Yang terdampak langsung oleh banjir di Kabupaten Ujung Timur provinsi Aceh.

BACA JUGA...  Mantan Bupati Aceh Tamiang Cs, Dialihkan dari Tahanan Kurungan ke Tahanan Kota?

Begitu dikatakan Mahyani, 39 tahun, pada mediaaceh.co.id. Kamis, 6 Januari 2022 di Kampung Teluk Halban. Dikatakan, beberapa kampung dalam wilayah kecamatan Bendahara merasakan langsung, terjangan banjir luapan sungai Tamiang.

Kejadian itu dirasakan hampir setiap tahun warga diwilayah kecamatan setempat, akibat, tanggul yang jebol, belum dibangun secara permanen dan komprehensip. “Kita bukan butuh bantuan, tapi kami butuh pembangunan Tanggul penahan banjir. Agar wilayah kami terbebas dari luapan air sungai Tamiang,” jelasnya.

BACA JUGA...  PEMULIHAN YANG MENUNGGU KEPUTUSAN

Apalagi sejumlah masyarakat pesisir Aceh Tamiang yang menjadi korban banjir menagih janji pemerintah memperbaiki tanggul. Keberadaan tanggul ditegaskan warga lebih utama dibanding bantuan kebutuhan bahan pokok.

Keluh-kesah ini disampaikan sejumlah masyarakat Telukhalban dan Rantaupakam, dua kampung di Kecamatan Bendahara yang merasakan dampak banjir terparah.