HUKOM  

Ketua FIMA Meminta Polri Bersikap Profesional Dalam Menangani Kasus Dugaan Pemerkosaan Oleh Oknum Ketua Forkab

Banda Aceh (MA) – Ketua Forum Interaksi Mahasiswa (FIMA) Muhammad Khalis meminta kapolri bersikap profesional dalam menanggani kasus dugaan pemerkosaan oleh oknum ketua Forkab, Kamis (19/12/2019).

seperti yang kita lihat baru baru ini media onlen dan media cetak Aceh di hebohkan dengen kasus pemerkosaan salah seorang wanita Aceh asal Aceh Timur oleh oknum ketua forkap dengen modus bisa lewat CPNS, kelakuan tidak senonoh tersebut di lakukan di jakarta.

BACA JUGA...  Polda Aceh Selidiki Video Pembakaran Bendera Merah Putih Viral di Medsos

Muhammad Khalis meminta kepada Polri untuk bersikap profesional dalam menanggani kasus tersebut, karena ini menyangkut dengen martabat seorang perempuan, apalagi dia (korban) sudah troma atas tindakan yang tidak senonoh yang dilakukan oleh oknum ketua Forkab tersebut.

“Hari ini saya meminta kepada penegak hukum yang ada di negeri ini untuk tidak berpandang bulu atau memihak kepada orang orang tertentu, apa lagi hari ini korban beserta kuasa hukum sudah melaporkan tidakan jahil tersebut ke Polda Metro Jaya sekitar pukul 12.00 WIB, dan langsung diarahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Ditreskrimum,” sebut Khalis

BACA JUGA...  Polresta Banda Aceh Canangkan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

Lanjut Khalis, Di Unit PPA Polda Metro Jaya, korban melaporkan kasus pemerkosaan terhadap dirinya yang diduga dilakukan oleh pelaku atas nama Ahmad Yani alias Polem Muda. Hal ini dibuktikan dengan tanda bukti lapor Nomor :TBL/8240/XII/2019/PMJ/Dit.reskrimum tanggal 19 Desember 2019, yang ditandatangani oleh Komisaris Polisi Deti Juliawati.

Kalau memang oknum ketua tersebut terbukti atas perbuatan tersebu tolong hukumnya dengen seadil adilnya supaya jadi contoh kepada masyarakat, bahwa hukum di indonesia banar benar tidak memihak kepada siapapun, ungkap khalis.

BACA JUGA...  2 IRT Dan 1 Pemuda Diamankan Polisi

Muhammad khalis yakin bahwa penegak hukum di indonesia benar benar mejalankan tugasnya sesuai dengen prosudur bahwa tidak memihak kepada siapapun.(R).