500 Pemuda Pasee Berdoa Dukung Tangkap Penista Agama

Sabtu, 3 Desember 2016

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LHOKSEUMAWE | AP– Tak kurang dari 500 orang yang terdiri dari massa PII (Pelajar Islam Indonesia),  Mahasiswa Unimal, Pemuda Muhammadiyah, SURA (Suara Rakyat Pase), KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) Kota Lhokseumawe, IKADI (Ikatan Dai Indonesia), MUSLIMAH, KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) Aceh Utara, MRJ Desa Uteun Bayi, BEM IAIN, Mahasiswa politeknik Lhokseumawe,  Masyarakat Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara ikut dalam aksi gabungan “Gerakan Rakyat Pasee mengawal Fatwa MUI” terkait kasus penistaan agama oleh Ahok, Jum’at, 02 Desember 2016 sekira pukul 14.00 wib di Islmaic Centre, Banda Sakti,  Lhokseumawe.

Acara tersebut lebih kepada berzikir dan doa bersama sebagai bentuk solidaritas aksi bela Islam jilid III terkait dugaan kasus penistaan agama di Jakarta.

Koordinator aksi, Abdul Halim menyampaikan, dalam acara itu diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an dan shalawat dan pemaparan orasi dari Tgk. Sulaiman Daud.

BACA JUGA...  Klarifikasi Tundingan Jual Bantuan Rumah Dhuafa

Tengku Sulaiman Daud menyampaikan seluruh Umat Islam siap membela Kalam Allah dan berharap Negara jangan kalah dengan Ahok dan segera tangkap Ahok seperti penista agama lainnya.

“Kami tidak mau Al Qur’an dihina dan kami siap mati untuk membela Agama Allah. Jika kasus ini tidak tuntas maka kami tidak yakin aksi kedepan akan damai,” ujarnya.

Sedangkan orator lainnya, Tengku Isamenyampaikan, peserta aksi dari Pasee untuk membela kepentingan umat dan  tidak ada kepentingan lain, sebagaimana dilakukan oleh Muslim Ciamis yang berjalan 300 km.

“Aksi ini tidak ada yang bayar, klau bayar siapa yang sanggup membayar berjuta-juta orang. Memohon kepada penegak hukum memproses Ahok sesuai hukum yg berlaku dan dipenjarakan,” pintanya. seraya menyebutkan peserta memohon kepada Allah SWT untuk memberi kekuatan kepada masyarakat dan aparat hukum agar dapat memenjarakan Ahok sesuai hukum yang berlaku.

BACA JUGA...  DPP Usung Ahok, Kader PDIP Kecewa Berat

Selain itu Tgk. M. Ridwan H. Ali menyatakan, NU Kota Lhokseumawe mendesak aparat penegak hukum menegakkan kasus ini seadil-adilnya terhadap siapa pun. Menurutnya hukum harus ditegakkan walau langit runtuh.

Berbeda dengan Ustadz Abudrrahman Yusuf  mendesak penangkapan dan segera mengadili penista Al Qur’an apalagi 4 juta umat Islam telah berkumpul di Monas Jakarta dan itu adalah panggilan hati.

Acara itu dilanjutkan dengan pernyataan sikap yang dibacakan yang berisi “Kami dari gerakan rakyat Pasee menuntut kepolisian dan kejaksaan agar bekerja secara profesional, adil dan memperlakukan semua warga negara sama di mata hukum | Mendukung dan mengapresiasi gerakan pengawal fatwa majelis ulama indonesia ( GPFMUI ) sebagai lokomotif aspirasi umat Islam dalam penuntutan keadilan dalam penistaan agama Islam. | Segera adili, tangkap dan hukum Ahok dan seluruh para penista agama | Jika sipenista agama tidak ditahan sebagai pelaku penista | maka kami tidak segan untuk melakukan aksi bela Islam selanjutnya. 7 Tausiah dari Ustadz Ali imran – Yahudi dan nasrani tidak akan tenang. – Banyak masuknya PKI di Indonesia | Banyknya kepentingan politik di Indonesia yang membuat payung hukum melindungi PKI, Yahudi dan Nasrani.  Kami tidak rela agama kami dihina, giliran Ahok hina agama tidak dipenjara tidak seperti penista agama lainnya.| Warga Rohingya disiksa di Myanmar, tidak ada pembelaan dari PBB.

BACA JUGA...  Pagar Istana Wali Nanggroe Pakai Simbol Zionis Yahudi

Acara itu diakhiri dengan do’a dipimpin oleh Ali Imran yang mendoakan Indonesia damai dan Ahok segera ditangkap, mendoakan Muslim Rohingya, Palestina, Suriah dan seluruh muslim lainnya di dunia.

Penandatangan petisi dukungan. Acara ini mendapat pengaman Apkam Polres Lhokseumawe yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, S.Ik, SH.MH. Acara berakhir sekira pukul 15.30 wib dalam keadaan aman dan lancar. [MU]

Berita Terkait

PSI Aceh: Jangan Viralkan Identitas Anak di Ruang Digital
Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 
Longsor Menghantui Pengguna Jalan 
Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana
KPK Usut Korupsi BPN
Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 23:34 WIB

PSI Aceh: Jangan Viralkan Identitas Anak di Ruang Digital

Selasa, 22 September 2026 - 18:23 WIB

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Senin, 21 September 2026 - 19:46 WIB

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Sabtu, 19 September 2026 - 21:33 WIB

Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana

Jumat, 18 September 2026 - 17:50 WIB

KPK Usut Korupsi BPN

Berita Terbaru

Wakil bupati Aceh Selatan Baital Mukadis, foto/mediaaceh.co.id.

PEMERINTAHAN

Wabup Asel Jabat Ketua PMI

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:37 WIB

PEMERINTAHAN

Tarmizi Age Minta BPK Audit SKPA

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:16 WIB

PEMERINTAHAN

Dek Fadh Terima Kunjungan FPRMI Aceh

Kamis, 24 Sep 2026 - 17:36 WIB