BENER MERIAH (MA) – Menghadapi hari Pertama Meugang Ramadhan 1444 H/2023 M di Kabupaten Bener Meriah, sebanyak 129 ekor ternak baik sapi maupun kerbau dipotong di seluruh pasar tradisional yang ada dalam wilayah penghasil kopi Arabika tersebut.
“Dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1444 H/2023 M, sebanyak 129 baik sapi maupun kerbau di potong dari hari pertama meugang, ini tersebar di seluruh pasar tradisional dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah,” kat Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bener Meriah Ir. Abadi, Selasa, (21/3/23).
didampingi Kabid Peternakan dan Perikanan drh. Ismail Harun, Selasa (21/3/2023).
Dijelaskan Abadi, untuk tahun ini pemotongan di Kabupaten Bener Meriah sedikit menurun dari tahun sebelumnya, dimana pada Meugang Pertama Ramadhan 1443 H tahun lalu, pemotongan ternak di pasar tradisional di Kabupaten Bener Meriah mencapai 154 ekor.
Sementara untuk tahun 1444 H sekarang ini sebanyak 129 ekor. Menurunnya pemotongan tahun ini, kemungkinan disebabkan para pedagang merasa takut atau kuatir dagingnya tidak habis terjual di Pasar tradisional.
Biasanya, kata Abadi yang didampingi oleh Kabid Peternakan dan Perikanan drh. Ismail Harun, kalau hari pertama Meugang Ramadhan 1444 H kurang, hari kedua pemotongan akan bertambah lagi.
Abadi juga merincikan, dari jumlah ternak yang dipotong sebanyak 129 ekor tersebut terdiri dari, kerbau jantan 39 ekor, betina 13 ekor, sapi jantan 52 ekor dan sapi betina 25 ekor.
Ia juga menambahkan, dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadhan dan hari- hari besar Islam lainnya, petugas dari Kesehatan Hewan Bidang Peternakan dan Perikanan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bener Meriah, selalu melakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap ternak- ternak yang dipotong.
“Pihak kami selalu melakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap ternak yang dipotong,” ungkapnya.
Hal itu dilakukan untuk menjamin para konsumen dalam mengkonsumsi daging, ujarnya.
“Dapat kita pastikan daging- daging yang beredar di pasar tradisional Aman, Sehat, Utuh dan Halal untuk dikonsumsi,” tutur Abadi.
Sementara Kabid Peternakan dan Perikanan drh. Ismail Harun dalam kesempatan yang sama menambahkan, untuk harga daging yang beredar di pasar tradisional dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah wilayah Kecamatan Permata, Bener Kelipah dan Kecamatan Bandar harga berkisar antara Rp. 180.000 s/ d Rp.200.000/kg.
Sedangkan Wilayah Kecamatan Bukit, Wih Pesam dan Kecamatan Pintu Rime Gayo seharga Rp. 180.000/ kg. Sedangkan si Kecamatan Timang Gajah malah harga lebih rendah dari yang lainnya yakni antara Rp. 160.000 s/ d Rp.170.000/ kg, terang Ismail Harun. (Kn/BM).




