Yusril : Ahok Itu Kecil, Yang Besar Bekingnya

Senin, 5 September 2016

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi sidang Ahok di MK RI. Foto: Net
Kondisi sidang Ahok di MK RI. Foto: Net

JAKARTA | AP- – Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra menyebut, kekuatan di belakang Gubernur Tjahaja Purnama atau Ahok yang harus diwaspadai dalam Pilkada DKI 2017 nanti.

Untuk itu, dia berharap, agar calon-calon gubernur ini tidak semakin banyak dimunculkan. Karena dengan semakin banyak calon yang muncul maka akan semakin kecil pula kemungkinan untuk mengalahkan Ahok.

“Padahal lawan Pak Ahok itu kecil. Karena secara pribadi dia tidak punya kemampuan apa-apa. Hanya kekuatan di belakang Ahok yang besar,” ujar Yusril saat menghadiri undangan Relawan Gubernur Muslim Jakarta (GMJ) bertema ‘Membangun Ketahanan Umat Mewujudkan Jakarta Berkah, Bersih, dan Beradab’, di Masjid Baiturrahman, Tebet, Jakarta, Minggu (31/7).

BACA JUGA...  Maimul Mahdi Buka Scout Smanda Culture Festival

Justru menurutnya, Ahok sendiri selama ini sudah menjadi masalah, dan saatnya harus dipulangkan ke kampung halamannya. Namun demikian, kekuatan besar yang di belakangnya itu yang harus diantisipasi. Baik itu kekuatan dana ataupun kekuatan politik. Bahkan disebutnya kekuatan China sebagai negara pun ada di belakang Ahok.

Yusril memang enggan menyebut Istana ada di belakang Ahok. Namun baginya, kedekatan Jokowi-Ahok bahkan kebijakan Jokowi yang berpihak ke Ahok pun dapat dirasakan.

“Hubungan dan dukungan Jokowi ke Ahok memang tak terlihat tapi dapat dirasakan publik dan sangat kuat hubungannya,” ungkap dia.

BACA JUGA...  Pasangan ‘Sahabat’ Janji Bawa Aceh Singkil Menuju Kemakmuran Bermartabat

Makanya, kata Yusril, dengan kekuatan yang besar di belakang Ahok ini, mestinya semua cagub juga yang ada bisa terus berkoordinasi bahkan bersatu. Dia sendiri mengaku, sudah berkoordinasi dengan beberapa cagub beberapa bulan lalu.

Seperti Sandiaga Uno, Lulung Lunggana, Ahmad Dani, Isnaini, dan Adyaksa Daud. Namun dia juga mengeluhkan belakangan malah banyak muncul tokoh-tokoh baru. Dan lagi-lagi, selalu diarahkan untuk mendatangi Luar Batang.

“Makanya, mestinya jangan lagi dimunculkan (cagub baru). Tapi ini masih ada. Dan lagi-lagi selalu diarahkan ke Luar Batang, mau ngapain? Mestinya arahkan saja (datang) ke Glodok untuk jelaskan ke orang-orang China di sana,” jelas Yusril.

BACA JUGA...  Yusril, Ahmad Dhani, Adhyaksa dan Sandiaga Uno Bersatu Melawan Ahok

Bagi dia, jika calon sedikit maka kemungkinan menang akan lebih besar. “Maksimal tiga lah. Agar kita sendiri tidak kehabisan nafas (melawan Ahon),” tegasnya.

Menurut dia, jika pada akhirnya calon penantang Ahok akan ketahuan sosok yang paling kuat, bahkan tidak menutup kemungkinan dirinya pun mundur dan kemudian dia dan pendukungnya siap untuk mendukung calon kuat tersebut.

“Kalau tidak (bersatu), Ahok yang akan menang. Selama ini saya menolak tawaran (pemilihan) Ketua MK dan jabatan menteri, karena ingin melawan Ahok dan membenahi Jakarta. Karena Ahok itu masalah besar dan serius, makanya kita bersatu untuk melawan,” pungkas Yusril. (Sumber : aktual)

Berita Terkait

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 
Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026
Percakapan di X Terkait Pilpres 2029
Tasyakuran HUT ke-28 PAN, Aminullah Usman Tegaskan Komitmen ‘Bantu Rakyat’
Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 
Eks GAM Minta Pusat Tepati Janji Damai
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:05 WIB

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Selasa, 15 September 2026 - 13:10 WIB

Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:58 WIB

Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Percakapan di X Terkait Pilpres 2029

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB