Waled Husaini Serahkan Bantuan Kitab Kepada Dayah Ulee Titi

Kota Jantho (MA) – Wakil Bupati Aceh Besar H. Waled Husaini A Wahab menyerahkan bantuan Kitab secara simbolis kepada santri Dayah Ulee Titi dan diterima langsung oleh pimpinan Dayah Raudhatutthalibah H.Waled Ibrahim Usman yang akrab disapa Waled Ulee Titi, dimesjid Dayah Ulee Titi, Jumat, 13 Desember 2019.

Dalam sambutannya, Waled Husaini, mengatakan, kedepan Pemerintah Aceh Besar akan terus berupaya untuk memberikan bantuan kepada Dayah yang ada di Aceh Besar.

BACA JUGA...  Sekda Aceh Utara Sampaikan Rancangan APBK 2024, Murtala: Rencana Penerimaan Rp.1,971 T dan Belanja Rp.2,004 T

“Bukan hanya Dayah yang besar saja, tapi semua Dayah akan kita salurkan bantuan, tapi, kita lihat juga anggarannya,” ungkap Waled.

Selain itu, Waled Husaini, berharap kepada pimpinan pesantren dapat menjaga dengan baik bantuan kitab dari pemerintah dan dipergunakan sesuai kemampuan santri masing-masing.

“Dayah harus ada sebuah pustaka, kadang nanti ada bantuan kitab-kibab lain, ini baru mazhab imam Syafi’i, kedepan insya Allah akan kita usahakan dari Mazhab lain, karena ada 4 Mazhab pegangan kita saat ini dan akan kita bagikan menurut kebutuhan Dayah tersebut,” kata Waled.

BACA JUGA...  Sulaiman: Kenapa Harus Anggaran untuk Dayah, Bukankah Anggaran Multiyears Ada?

Waled juga berpesan, kepada para santri terus berjuang dan belajar dengan sungguh-sungguh. Karena selama ini pemerintah sudah memberikan perhatian yang sangat serius terhadap santri.

“Belajarlah dengan baik, agar menjadi penerus ulama sebagai penerang lampu bagi masyarakat Kabupaten Aceh Besar,” pinta Waled Husaini.

Sementara itu, Kadisdik Dayah Aceh Besar, Ustad Adi Darma, menjelaskan, bantuan kitab sebanyak 6695 dari Pemerintah Aceh Besar bersumber dari dana Otsus tahun lalu sebesar 1.5 Miliar.

BACA JUGA...  ‎Bupati Aceh Utara Dampingi Ketua MPR Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Langkahan

“Secara umum bantuan yang kita serahkan hari ini, merupakan kitab besar secara kajiannya sudah tingkat lebih tinggi seperti kitab imam Al-Umm karangan Imam Syafi’i, kitab Ihya Ulumuddin karangan Imam Ghazali,” pungkasnya.(R)