Pidie Jaya (MA) – Peranan teknologi informasi dalam dunia pendidikan sangatlah penting, untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar di sekolah.
Di era globalisasi ini peran teknologi dan informasi mempunyai peranan yang sangat penting dan vital. Dengan menguasai teknologi dan informasi, kita memiliki modal yang sangat cukup untuk menjadi pemenang dalam persaingan global. Di era globalisasi ini tidak menguasai teknologi informasi identik dengan sebutan gaptek bahkan buta huruf.
Selain proses belajar mengajar di sekolah, Guru di Pidie Jaya harus mampu menghasilkan karya-karya tulis yang bermanfaat bagi kemajuan dunia pendidikan dinegara kita, khususnya Kabupaten Pidie Jaya.
Harapan tersebut diungkapkan oleh Wakil Bupati Pidie Jaya H. Said Mulyadi, SE, M.Si pada acara Seminar Pendidikan dalam Memperingati Hari Guru Nasional sekaligus mendeklarasi Gerakan Menulis Seribu Buku (GEMSERBU) dan Forum Aceh Menulis (FAMe) Pidie Jaya yang di gelar di Aula Kantor Bupati Pidie Jaya, Senin (25/11/2019).
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Guru, Kepala Sekolah, Pengawas dalam kabupaten Pidie Jaya, unsur PGRI, IGI Pidie Jaya dan FAMe Pidie Jaya, serta dari unsur MPD.
Atas penyelenggaraan kegiatan ini, Wakil Bupati sangat mengapresiasi, karena para guru di Pidie Jaya memiliki kemauan yang besar untuk mengasah kemampuan melalui Gerakan Menulis Seribu Buku. Namun menurutnya kegiatan tersebut dapat tercapai target sebagaimana harapan kita bersama.
“Ini merupakan suatu ide, gagasan dan gerakan yang luar biasa. Bayangkan jika para guru dan masyarakat di Pidie Jaya mengikuti program Gerakan Menulis Seribu Buku dengan baik, maka akan ada ribuan buku yang dilahirkan dari seluruh guru, baik guru Taman Kanak-Kanak, guru Sekolah Dasar dan SMP serta masyarakat di Pidie Jaya,” ujar Waled.
Sementara Kadisdik Pidie Jaya, Saiful, M.Pd menjeskan program GEMSERBU merupakan salah satu upaya menyiapkan generasi emas Pidie Jaya dengan cara meningkatkan minat belajar, kompetensi, produktivitas karya dan gagasan, serta kepedulian pada bangsa melalui penanaman budaya literasi (membaca, berpikir dan menulis) di Pidie Jaya.
Acara tersebut menghadirkan narasumber yaitu ; Wakil Bupati Pidie Jaya, H. Said Mulyadi, SE, M.Si. Pembina FAMe, Yarmen Dinamika dan Saifuddin Bantasyam, SH, MA (TS)




