ACEH UTARA | MA — Kepedulian terhadap korban bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir tahun 2025 terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya datang dari penggiat sosial Aceh, Akmal Daud, yang secara konsisten menggalang dan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana, khususnya para pengungsi di Aceh Utara.
Sejak awal terjadinya banjir bandang, Akmal Daud aktif memanfaatkan jejaring sosial dan koneksi kemanusiaannya untuk menghimpun bantuan. Melalui berbagai unggahan di akun media sosial pribadinya, ia menyampaikan kondisi terkini para korban serta kebutuhan mendesak yang diperlukan di lokasi pengungsian. Upaya tersebut mendapat respons positif dari masyarakat luas, baik dari dalam maupun luar daerah.
Bantuan yang berhasil dihimpun kemudian disalurkan secara bertahap. Pada tahap awal, Akmal Daud fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi berupa sandang dan pangan. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu, mengingat banyak warga kehilangan harta benda dan akses logistik akibat terjangan banjir bandang yang merusak rumah serta fasilitas umum.





