Tidak berhenti pada bantuan kebutuhan pokok, Akmal Daud juga menaruh perhatian pada kebutuhan spiritual para korban bencana. ia kembali menyerahkan bantuan ratusan Alquran, mukena, serta perlengkapan ibadah lainnya kepada para pengungsi dan santri yang ada di Aceh Utara. Bantuan ini ditujukan untuk membantu warga tetap dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk meskipun berada dalam kondisi darurat dan keterbatasan.
Selain pihaknya juga membersihkan fasilitas umum, ratusan semur warga, dan memberikan bantuan alat tulis untuk anak terdampak, pelayanan kepada korban terdampak bencana banjir di Aceh Utara. Akmal Daud juga menyerahkan obat-obatan kepada Dimas Kesehatan Aceh Utara, dan pelayanan trauma hiling anak bersama MAPALA Universitas Indonesia (UI).
Menurut Akmal Daud, pemulihan pasca bencana tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga penguatan mental dan spiritual. “Di tengah musibah, kebutuhan ibadah sering kali terabaikan. Padahal, kekuatan spiritual sangat penting untuk menguatkan hati dan memberi ketenangan bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujarnya.





