Usai Banjir Bandang, Warga Seuneubok Lhong Patungan Bangun Jalan

BIREUEN | MA —  Kondisi memprihatinkan dialami warga Dusun Paloh Awee, Gampong Seuneubok Lhong, Kabupaten Bireuen, Pasca bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh beberapa waktu lalu. Akses jalan utama dusun tersebut mengalami kerusakan parah dan hingga kini masih belum tersentuh perbaikan dari pemerintah.

Merasa tak bisa lagi bergantung pada kenyataan yang ada dan tanpa menunggu kepastian, warga akhirnya mengambil langkah mandiri. Melalui musyawarah bersama, mereka sepakat melakukan gotong royong dengan mengumpulkan dana sebesar Rp 50 ribu per orang untuk menimbun dan memperbaiki jalan utama dusun sepanjang kurang lebih 300 meter.

BACA JUGA...  Gelar Perkara Kasus OTT Kemenag dari Terbuka jadi Tertutup, Ada Apa?

Saat ditemui, Kepala Dusun (Kadus) Paloh Awee, Muslim menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil demi kelangsungan aktivitas warga.

“Ini hasil kesepakatan bersama. Kami kutip uang Rp50 ribu per orang untuk bikin timbunan jalan. Kalau tidak diperbaiki, kami susah pulang ke rumah. Jalan sudah rusak parah sejak banjir,” ujarnya kepada wartawan, Selasa, (10/2).

BACA JUGA...  Badan Jalan Provinsi Lintas Asel dan Singkil Tidak Terurus 

Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses utama warga untuk beraktivitas, mulai dari bekerja, mengangkut hasil pertanian, hingga kebutuhan darurat seperti kesehatan.

Sementara itu, Geuchik Gampong Seuneubok Lhong, Sudirman Ismail juga sempat kami wawancarai terkait persoalan ini. Ia menjelaskan bahwa pihak gampong sebenarnya telah berupaya mengusulkan perbaikan jalan tersebut kepada pemerintah daerah.