TAPAKTUAN | MA — Sektor perdagangan dan pasar selama triwulan ke-II di Aceh Selatan, dilaporkan, kemaren, terjadi tren perubahan harga yang cenderung menurun.
Bahkan pada perdagangan dan pasar komponen barang tertentu terjadi penurunan daya beli yang diistilahkan sebagai “tersungkur”.
Menurut keterangan pelaku pasar, kondisi itu, sangat drastis terjadi dalam satu bulan belakangan.
“Mungkin ada pengaruhnya dari apa yang banyak disebut oleh pakar ekonomi yaitu akibat terjadinya deflasi secara nasional,” kata seorang pedagang di Pasar Inpres Tapaktuan, Kamis, (26/6/2025).
Penurunan daya beli masyarakat terhadap komponen barang primer tertentu sangat mempengaruhi dinamika pasar dan kecenderungan lesunya perekonomian lokal.
Pedagang mengatakan, omzet mereka sangat menurun dalam satu bulan sesi triwulan ke-II, pertengahan tahun ini.
“Daya beli menurun tajam, omzet kami menurun drastis, apa ini yang disebut imbas deflasi secara nasional,” kata pedagang di Pasar Inpres Tapaktuan.
Sumber Disperindagkop dan UKM mengatakan, kepada mediaaceh.co.id, Kamis, (26/6), pihaknya telah mengamati dinamika pasar yang terjadi, bahwa terjadi tren pasar yang cenderung menurun.
Menurutnya, tren perubahan harga triwulan ke-II pada angka 1,3 poin yang merupakan imbas dari deflasi.




