Tradisi “Jabat Tangan” di Gampong Arafah  

Senin, 24 April 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tradisi "jabat tangan" bagi warga Gampong Arafah Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan tetap lestari setiap tahun pelaksanaan shalat Idul Fitri dan Idul Adha, seperti dalam gambar, jemaah warga setempat melakukan jabat tangan setelah selesai shalat (Photo/Media Aceh/Maslow Kluet).

Tradisi "jabat tangan" bagi warga Gampong Arafah Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan tetap lestari setiap tahun pelaksanaan shalat Idul Fitri dan Idul Adha, seperti dalam gambar, jemaah warga setempat melakukan jabat tangan setelah selesai shalat (Photo/Media Aceh/Maslow Kluet).

TAPAKTUAN (MA) – Tradisi “jabat tangan” di Gampong Arafah Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan tampaknya semakin melekat bagi warganya.

Betapa tidak, kebiasaan dari tahun ke tahun sejak pemukiman itu masih berstatus komplek Perumnas sekitar tahun 90-an, telah memulai tradisi jabat tangan.

Bahkan, kini semakin kuat dan melekat bagi warganya.

Gampong Arafah  yang dimekarkan dari Desa Payo Nan Gadang dan Desa Ujung Tanah itu, setiap kali musim Idul Fitri dan Idul Adha, melakukan kebiasaan dengan berjabat tangan.

BACA JUGA...  Tradisi "Makmeugang", Warisan Budaya Aceh yang Terjaga Sejak Abad ke-17

Hampir semua warga, baik “kaum” perempuan dan laki-laki, membentuk lingkaran setelah menyalami imam, khatib shalat Idul Fitri maupun Idul Adha, pimpinan desa dan tokoh-tokoh masyarakat, sehingga antar warga dapat saling bersalaman.

Sebagaimana pada pelaksanaan shalat Idul Fitri 1444 H, Sabtu, (22/4). Setelah selesai shalat, warga jemaah Kemesjidan al-Hidayah Gampong Arafah Kecamatan Samadua  secara spontan bersalaman satu sama lain dengan membentuk lingkaran panjang.

BACA JUGA...  Pengurus PWI Aceh Didominasi Kaum Muda Potensial

“Tradisi ini ini tampaknya, sangat efektif untuk bersilaturahmi antar warga seusai pelaksanaan shalat, kalau pun terkadang tidak bisa saling berkunjung ke rumah karena satu dan lain hal, akan tetapi pada umunya warga sudah dapat berjabat tangan tanda saling memaafkan,” kata seorang tokoh masyarakat Gampong Arafah Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan.

Sementara itu, pelaksanaan shalat Idul Fitri 1444 H, berlangsung khidmat dengan menghadirkan Tgk. Mulyadi sebagai khatib dan sekaligus menjadi imam shalat.

BACA JUGA...  Tradisi Mak Meugang, di Tengah Himpitan Ekonomi

Dalam khutbahnya, Tgk. Mulyadi antara lain menekankan, pentingnya menjaga hubungan dengan manusia (hablumminannas), setelah melakukan hubungan dengan Allah SWT (hablumninallah).

“Bahkan dalam beberapa hadits Rasulullah Muhammad SAW, mengingatkan bahwa  hubungan dengan manusia adalah sangat penting dan sama nilainya  berhubungan dengan Allah SWT,” demikian Tgk. Mulyadi.(Maslow Kluet).

Berita Terkait

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat
Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan
Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim
Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi
Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital
Barang Milik Rekanan Diduga Hilang di Halaman RSUD Sabang
Dinas Koperasi Aceh Diminta Hentikan Langkah Sepihak
SPS Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tinggalkan Jejak Panjang Pers Aceh

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi

Rabu, 30 September 2026 - 19:41 WIB

Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital

Berita Terbaru

Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M. Si.

PEMERINTAHAN

Haili Yoga: MPP Citra Pelayanan Daerah

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:51 WIB