Toke Arang Sorot Kinerja Bupati Bireuen

Sabtu, 2 Januari 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

M. Yusuf (Toke Arang) Eks kombatan GAM

M. Yusuf (Toke Arang) Eks kombatan GAM

Laporan | Iqbal

Bireuen (MA) – M.Yusuf sapaan akrabnya Toke Arang mantan Pentolan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Daerah II Wilayah Batee Iliek, Kabupaten Bireuen, Sabtu 2 Januari 2021 menyorot kinerja Pemerintah Bireuen yang selama kepemimpinan Bupati tunggal tanpa ada Wakil Bupati mendampinginya, dibawah kendali seorang diri Bupati Dr H. Muzakkar A.Gani SH, M.Si.

Dirinya (Toke Arang) menilai kinerja Bupati Bireuen banyak program pembangunan dalam APBK Bireuen yang tidak berpihak terhadap pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat korban konflik dan kalangan eks kombatan GAM.

Lanjutnya, pasca Aceh Damai MoU Helsinki GAM-RI dalam mendukung proses Reintegrasi kalangan eks Militer GAM ketengah masyarakat, masih jauh dari perhatian dan sangat minim perhatian tanggungjawab pemerintah daerah Bireuen dalam pengalokasian dana di Nonklematur APBK Bireuen setiap Tahun Anggaran berjalan.

BACA JUGA...  program TMMD,TNI Sejahterakan Masyarakat Pedesaan dengan Pembangunan Merata

“Kami dari kalangan eks militer GAM meminta Pemda Bireuen dibawah kepemimpinan Dr H.Muzakkar A.Gani SH, M.Si untuk membuat program kesejahteraan pembangunan ekonomi bagi kalangan masyarakat lemah dan mantan kombatan GAM,” ujarnya.

Selama ini lanjutnya lagi, kita lihat mereka pemerintah seperti sudah melupakan kami yang hidup bersama masyarakat fakir-miskin tidak dipenuhi lagi hak hak kesejahteraan ekonomi masyarakat sebagai tanggungjawab Pemda Bireuen.

Apalagi tambahnya, kami para eks kombatan GAM Daerah II Wilayah Batee Iliek, selama ini ekonomi sangat sekarat dan sulit hidup ditengah masyarakat di pelosok pendalaman, saat masa perjuangan GAM dulu dengan senjata, tentu kami mendapat dukungan masyarakat dengan diantar nasi dan makanan kepada kami yang hidup ditengah hutan belantara Bireuen.

BACA JUGA...  Ini Nama-Nama 42 KK Penerima Renovasi RTLH di Wilayah Koramil 01/SU Kel.Martoba Kec.Siantar Utara

Tapi tambahnya, hari ini Aceh damai mereka pejabat yang telah dipilihkan oleh rakyat saat pemilu dan Pilkada di Aceh dalam mengelola sistem penyelenggaran pemerintahan, tidak lagi memikirkan nasib kesejahteraan masyarakat fakir miskin dan nasib penderitaan ekonomi untuk kalangan para kombatan GAM di kabupaten Bireuen khususnya dan Aceh pada umumnya.

Seharusnya Pemda Bireuen harus membuka pintu hati terhadap nilai kemanusian dan jiwa sosial serta tanggungjawab moralnya untuk membuat program terobosan pengentasan kemiskinan, pengangguran dan penciptaan lapangan kerja, sehingga dengan adanya perputaran ekonomi ditengah masyarakat tentu bisa menggerakkan laju pertumbuhan ekonomi masyarakat dan minat beli ditengah masyarakat bawah di di pelosok pendalaman Bireuen, sebutnya Toke Arang ini.

Selain itu Toke Arang juga menyebutkan Pemda Bireuen dalam setiap pembahasan APBK, bisa selektif dan sinergisitas dengan DPRK Bireuen untuk bisa lebih pro aktif pengalokasian anggaran untuk ekonomi rakyat dalam mendorong aspek pemerataan pembangunan ekonomi masyarakat fakir-miskin dan juga untuk kalangan eks kombatan GAM.

BACA JUGA...  Spanduk Larangan Mudik Terpasang di Mapolsek Beringin Lubuk Pakam

Tidak cuma Pemerintah berpaku dan fokus terhadap pembangunan fisik semata, meskipun kualitas pembangunan proyeknya banyak bermasalah akibat tidak berkualitas sering menjadi pembicaraan ditengah masyarakat siapa rekanan melakukannya, kata Toke Arang

Padahal dengan diberikan program pelatihan ekonomi untuk masyarakat melalui pemberdayaan, wirausaha atau UMKM, Bantuan Sosial untuk Fakir-Miskin dan Pembangunan Ekonomi Pariwisata Syariah serta pembangunan pemerataan ekonomi sesuai dengan Sila ke V yaitu “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” pungkasnya Toke Arang eks kombatan GAM ini. (*).

Berita Terkait

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Berita Terbaru

Jubir Pemkab Aceh Utara Muntasir Ramli.

PEMERINTAHAN

Jubir: DTH 10 KK Gampong Lubok Pusaka Sudah Cair

Kamis, 29 Okt 2026 - 23:10 WIB

Bersama inventor dan jajaran redaksi perusahaan, Bupati Aceh Utara Ayah Wa bahas huntap, Kamis, (29/10).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Bahas Huntap Bersama Inventor

Kamis, 29 Okt 2026 - 19:17 WIB