Bireuen (MA) – Sebelumnya kawasan pertanian yang ada di Dusun Blang Paya, Gampong Beururue, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen pernah diberitakan oleh mediaaceh.co.id edisi mingguan dengan judul “Blang Paya, Puluhan Tahun Tanpa ‘Cahaya’ “
Dari pemberitaan yang pernah diterbitkan oleh mediaaceh.co.id dimana tiga anggota DPRK Bireuen menindaklajuti berita tersebut dan turun langsung ke kawasan Blang Paya dalam Kunjungan Kerja (Kunker) untuk melihat langsung kondisi masyarakat petani setempat yang sebenarnya, ketiga anggota DPRK tersebut diantaranya Suhaimi Hamid dari Partai Nanggroe Aceh (PNA), Taufik Ridha ST (PNA), dan Surya Yunus dari Partai Amanat Nasional (PAN), Sabtu (4/1).
Menurut Suhaimi Hamid atau sering disapa Abu Suhai kawasan Blang Paya merupakan sentra pertanian dipendalaman selatan Peudada, “Masyarakat disini berjumlah 24 KK dan hingga kini masih mengalami masalah kegegelapan tanpa belum mendapatkan pembagian koneksi arus listrik ke rumah warga setempat,” sebut Abu Suhai.

Lanjut Abu Suhai, Apalagi Dusun Blang Paya terdapat dua faslitas umum yaitu satu Sekolah Dasar dan satu lagi Meunasah atau Surau sebagai tempat menuntut ilmu dan beribadah bagi masyarakat disitu serta melaksanakan shalat dan musyawarah kegiatan sosial lainnya.
Selanjutnya Abu Suhai selaku anggota DPRK Bireuen dari Partai Nanggroe Aceh, kita berharap kepada pihak PT PLN Wilayah Aceh dan Kantor PT PLN yang ada di Bireuen bisa segera untuk menyambungkan pembagian aliran arus lestrik ke setiap rumah penduduk pendalaman Blang Paya, dikarenakan hingga sekarang tahun 2020 cuma yang sudah dibangun fasilitas tiyangnya saja.
Ironisnya pembagian aliran lestrik belum tersambung kepada masyarakat petani kawasan Blang Paya. Kesal Abu Suhai.
Supaya kedepan kita minta pada Pemerintah bisa mampu mewujudkan nikmatnya hasil “Kue Pembangunan,” pasca Kemerdekaan RI bisa dinikmati oleh rakyat Indonesia, sesuai Sila Kelima dalam Pancasila yang berbunyi “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia,”merupakan salah satu Elemen 4 Pilar Kebangsaan kepada seluruh masyarakat Republik Indonesia yang adil, sejahtera, makmur dan maju, harapnya.
Selanjutnya tiga anggota DPRK Bireuen Suhaimi Hamid,Taufik Ridha ST dan Surya Yunus meminta kepada Pemerintah dan PT PLN Aceh, supaya meteran lestrik di rumah rumah masyarakat bisa terealisasi secepatnya dan diberikan secara gratis, dimana rata masyarakat Blang Paya hidup dibawah garis kemiskinan.
Maka oleh karena itu kita bagian Dewan Perwakilan Rakyat dalam sistem pemerintahan Bireuen meminta kepada pemerintah agar bisa mengratiskan pemasangan meteran lestrik ke rumah masyarakat miskin yang berprofesi mencari razeki sumber pendapatan perekonomiannya sebagai petani.
Begitulah harapan rata rata masyarakat Desa Blang Beururue, Peudada yang tinggal didaerah terpencil menyampaikan kepada kami segala bentuk permasalahan yang dirasakan saat ini oleh masyarakat Blang Paya dalam kunjungan kerja di lapangan, Pungkasnya Abu Suhai. (Iqbal).





