Terkait Dugaan Keracunan, Ini Penjelasan SPPG Blang Nisam

Sabtu, 24 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

“Mulai dari proses seleksi bahan baku, pengolahan makanan, hingga pendistribusian, semuanya dilakukan dengan pengawasan ketat. Proses memasak diawasi, dan penyaluran juga dikawal sampai ke titik lokasi,” ujar Bagas, Sabtu (24/1).

Meski demikian, Bagas menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin berspekulasi ataupun mengklaim kebenaran terkait penyebab kejadian tersebut.

Menurutnya, penentuan ada atau tidaknya unsur keracunan harus menunggu hasil pemeriksaan dan evaluasi resmi dari pihak berwenang.

BACA JUGA...  Begini Kronologis Penangkapan Raja Ansari di Aceh Barat

“Kami tidak berani menyimpulkan benar atau salah. Walaupun kami memiliki data dan catatan pelaksanaan, namun untuk penyebab pasti tetap menunggu hasil pemeriksaan dari instansi terkait,” jelasnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan langkah antisipatif, SPPG Blang Nisam untuk sementara waktu menghentikan operasional penyaluran Program Makan Bergizi Gratis hingga adanya hasil evaluasi dan rekomendasi resmi dari pihak berwenang.

BACA JUGA...  Enam Meninggal Dunia Akibat Arus Deras Sungai Sempor

Diketahui, SPPG Blang Nisam selama ini mendapatkan kuota penyaluran Program Makan Bergizi Gratis sebanyak 2.805 penerima manfaat yang tersebar di wilayah Kecamatan Indra Makmur dan sekitarnya. Pihak SPPG berharap proses evaluasi dapat segera rampung agar program tersebut dapat kembali berjalan dengan aman dan sesuai ketentuan.(Haskad)

Berita Terkait

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 
Longsor Menghantui Pengguna Jalan 
Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana
Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:23 WIB

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Senin, 21 September 2026 - 19:46 WIB

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Sabtu, 19 September 2026 - 21:33 WIB

Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana

Jumat, 18 September 2026 - 17:41 WIB

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Pilar Wirotama: Tantangan Komunikasi Bukan Sekadar Framing

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:15 WIB

NASIONAL

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:10 WIB

Foto bersama kedutaan besar Myanmar, Mang Hau Thang didampingi Counsellor Shwe Yi Phyo, First Secretary San Nyunt Aung, dan Chief of Chancery Htet Htet Aung dan KSMI, Ketua Umum Yan Mulia Abidin, dan pengurus lainnya, Tundra Meliala, Moko Pamungkas, Meina Paloh, M. Iksan Tauleka, Dudung Abdul Rachman, Marino. (Dok.KSMI)

OLAHRAGA

Perkuat Persahabatan Asia, Myanmar Bergabung 

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:05 WIB

NASIONAL

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:30 WIB

Pedagang  berdiri dan depan "lapak", berharap Pemkab peduli terhadap keberadaan Pasar Inpres Tapaktuan, Selasa, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

EKBIS

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:23 WIB