Subhanallah, Mahasiswa Asal Sabang di Wuhan Terkurung dan Tidak Biasa Shalat Jum’at

Jumat, 31 Januari 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sabang (MA) – Teuku Agusti Ramadhan mahasiswa asal Kota Sabang, yang sedang menuntut ilmu di Wuhan negara Cina, bercerita bahwa dirinya dan teman-teman seiman lainnya, kini mereka jangankan berpergian untuk melaksankan kewajiban ibadah jumat sudah tidak bisa.

Menurut Teuku Agusti Ramadhan, dirinya dan teman-teman sesama mahasiswa di Wuhan terpaksa harus berdiam di asrama mereka. Karena, setelah dinyatakan pemerintah cina, bahwa wilayah Wuhan dalam kondisi berbahaya wabah penyekit Corona.

BACA JUGA...  Saluran dalam Kota Bireuen Dipenuhi Sampah Bercampur Tinja

Maka, berdasar itu pula bagi umat muslim khususnya mahasiswa yang berada di Wuhan, harus melaksanakan shalat di kamarnya masing-masing. Pasalnya, akibat wabah penyakit Corona pemerintah Cina di Wahan menutup Masjid di kota itu., kata Teuku Agusti Ramadhan, dalam sosmed miliknya Jum’at (31/01/20).

Teuku Agusti Ramadhan menjelaskan, dirinya sampai hari ini belum bisa keluar dari kamarnya sehingga harus berdiam dan beribadah didalam kamar, dengan kondisi mengkhawatirkan karena tidak diketahui sampai kapan kondisi seperti itu berakhir.

BACA JUGA...  Sekolah Inspirasi Bangsa: Program Karakter Anak, Harapan Masa Depan

“Memang kondisi mahasiswa yang berdiam dalam.saru astama ada 12 orang, dan Alhamdulillah kondisi dalam keadaan sehat akan tetapi harus berdiam di asrama milik Kampus Universitas Zhongnan. Kemudian, kantin disekitar kampus masih buka berjualan untuk mahasiswa sehingga kebutuhan bisa beli disana”, jelas Teuku Agusti Ramadhan.

Sementara Rumah Sakit terdekat yaitu Tongji, sudah mengeluarkan edaran agar tidak yang keluar rumah. Kemungkinan kondisi seperti itu akan berlangsung hingga beberapa minggu kedepan mendatang.(Jalal)

BACA JUGA...  PTPN I dan Kejati Aceh Tandatangani perpanjangan MoU

Berita Terkait

Aceh Timur Tumbangkan Lhokseumawe di GSI Aceh 
Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana
Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Muhammad Adam Pimpin IKA UIN Sultanah Nahrasiyah
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:49 WIB

Aceh Timur Tumbangkan Lhokseumawe di GSI Aceh 

Jumat, 18 September 2026 - 17:41 WIB

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Rabu, 16 September 2026 - 19:33 WIB

Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Berita Terbaru

Oplus_131072

RAGAM BERITA

Verdianto Iskandar Pimpin PB GABSI

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:58 WIB

NANGGROE

Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:53 WIB

RAGAM BERITA

WALHI: Selamatkan Bumi

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:44 WIB

Penyambutan Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa) pada acara HUT Kabupaten Pidie Ke-515 tahun.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Minggu, 20 Sep 2026 - 13:13 WIB

Skuat Aceh Timur Di Gala Siswa Nasional (GSI) Tingkat Provinsi Aceh.

OLAHRAGA

Aceh Timur Tumbangkan Lhokseumawe di GSI Aceh 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:49 WIB