Saat ini, Aida bekerja sebagai CEO sebuah perusahaan penerbitan Maslamah Media Mandiri (3M) yang berbasis di Jakarta. Penerbitan ini, selain menerbitkan banyak karya buku dan novel, juga didirikan untuk mendampingi anak-anak belajar menulis, banyak kelas belajar menulis dibuka untuk berbagai usia, fiksi-nonfiksi, biografi, kelas editing, dan kelas berpikir kritis.
Jadi Terapis
“Saya menemukan kebahagiaan dari proses menulis, lebih dari sekedar berkarya, menulis bagi saya juga merupakan proses rilis emosi dan kegiatan terapis” ujar Aida.
Menurut pengakuannya, kegiatan menulis mampu menjadi sebuah self healing therapy (terapi pemulihan diri) dengan teknik writing healing therapy (menulis sebagai terapi pemulihan).
“Sudah lebih 10 tahun, saya menggunakan teknik menulis sebagai metode terapi saat mendampingi klien-klien saya dalam proses pemulihan trauma dan masalah mental lainnya. Digabungkan dengan teknik hypnosis, alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan” terang founder Maslamah Klinik itu.
Sebagai seorang Konselor Profesional, Aida pernah menjadi konselor di KEMENPPPA (Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) dan NGO Ecpat Indonesia dalam mendampingi pemulihan terhadap anak-anak yang mengalami eksploitasi seksual.




