oleh

Sidang Perdana DPRK Sabang 2017-2018 Digelar

Sabang (ADC)– Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang Selasa (28/11/17) di Kantor DPRK Sabang Jalan Yos Sudarso Jurong Dapu Bata Gampong Cot Bau Kecamatan Sukajaya Sabang resmi melaksankan masa sidang perdana tahun 2017-2018.

Sidang dihadiri Wakil Walikota Sabang, Drs. Suradji Junus, Sekda Kota Sabang Sofyan Adam, Ketua DPRK Sabang Muhammad Nasir, Wakil Ketua I DPRK Sabang Ferdiansyah, Wakil Ketua II DPRK Sabang Afrizal B.S.Hi.

Kemudian juga terlihat Sekwan DPRK Sabang Ir. Saifullah, Asisten I Pemko Sabang, Zakaria, para anggota DPRK Sabang, Dandim 0112/Sabang diwakili Pasi Pers Kodim Kapten Inf Yasrizal., Danlanud Mus diwakili Pasps Mayor Lek Bambang Aji, Danlanudal Kapten Laut (T) Iding Kusnadi, Klapolres Sabang diwakili Kasat Bimas AKP Samsir dan sejumlah SKPK.

Wakil Walikota Sabang Drs Suradji Junus dalam laporannya memaparka, rancanga APBK adalah dalam rangka memenuhi kewajiban perundang-undangan terhadap penyelenggaraan pemerintah ang diemban pemerintah daerah dan DPRK.

Rancangan Qanun APBK tahun 2018 disusun dan dicermati program dan kegiatan yang telah tertuang san dilaksanakan di dalam visi dan misi Walikota periode 2012-2017 serta mengevaluasi berbagai program kegiatan yang perlu disempurnakan agar berbagai tuntutan dan kebutuhan masyarakat dapat dilaksanakan sebagai wujud tanggung jawab kita bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berdasarkan prinsip tata kelola keuangan yang Partisipatif, Transparan, Akuntabel, Disiplin, Efektif dan Efisien., katanya.

Lebih lanjut dijelaskan, Struktur rancangan Qanun APBK tahun anggaran 2017 dapat kami rinciannya sebagai berkiut Pendataan RP anggaran pendapatan dialokasikan sebesar Rp. 608.999.489.402,57 yang terdiri dari Pendapatan Daerah direncakan sebesar Rp 41.609.405.392,57, Dana pertimbangan direncanakan sebesar Rp 497.775.068.000,00, Lain-kain pendapatan daerah yang sah direncanakan sebesar Rp 69.615.016.010,00.

Kemudian Belanja berdasarkan rancangan pendapatan seperti yang tersebut diatas disusun rancangan anggaran belanja sebesar RP 632.871.148.206,42.

Dalam memenuhi tugas pelaksanaan pembangunan di daerah dan mendukung program pembangunan nasional yang berkelanjutan , alokasi belanja yang kami sebut di atas akan digunakan untuk membiayai 6 (Enam) urusan wajib pelayanan dasar , 15 bukan pelayanan dasar, dan 6 urusan pilihan dan 5 urusan pemerintahan fungsi penunjang.

Sementara dari struktur anggaran pendapatan sebesar RP 632.871.148.206,42 disini tetdapat difisit sebesar RP 23.871.658.803,85 yang ditutupi dengan penerimaan dari sisa lebih perhitungan tahun anggatan sebelumnya (SILPA) sedangkan pembiayaan tidak ada alokasi anggaran.

APBK Sabang tahun anggaran2018 disusun berdasarkan kebijakan pemerintah pusat bahwa dilaksankan dengan menggunakan pendekatan Tematik, Holistik,Integratif, dan Spasial serta kebijakan anggaran belanja berdasarkanMoney Follows program dengan cara memastikan hanya program yang benar- benar bermanfaat.

Dialokasian tugas an fungsi SKPK bersangkut Tahun anggaran 2018 merupakan Tahun APBK pemerintahan Walikota Sabang Periode pertama 2017-2022. Dimakilumi bersama bahwa kondidi kemampuan yang terbatas, penyusan APBK ini belum sepenuhnya menampung seluruh program tetapi kami telah berupaya untuk lebih merasionalkan seluruh program kegiatan 2018. Oleh karena itu kami mengajak semua untuk menyikapi dengan positif sehingga dapat dilakukan penyesuaian sesuai dengan segala prioritas., jelasnya

Pada sidang perdana tersebut tidak ada anggota Dewan yang menyampaikan Pandangan Umum terhadap Pidato Walikota Sabang.(jalal)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..