Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Minggu, 30 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perubahan ruang pertunjukan tersebut memperlihatkan kemampuan seni tradisional untuk beradaptasi dengan zaman tanpa harus kehilangan karakter dasarnya.

Seni yang Mengajarkan Kekompakan

Di balik gerakan yang terlihat sederhana, Seudati menyimpan pelajaran tentang kebersamaan.

Delapan penari harus memahami peran masing-masing. Mereka harus menjaga ritme, formasi dan jarak, sekaligus mampu mengikuti arahan pemimpin pertunjukan.

BACA JUGA...  Am GAM Minta Rotasi Pejabat Eselon yang Bukan Basicnya

Tidak ada ruang bagi gerakan yang berjalan sendiri.

Semua harus menyatu.

Karena itu, Seudati bukan hanya menarik sebagai tontonan. Ia juga memperlihatkan nilai sosial berupa disiplin, kebersamaan, tanggung jawab dan kekompakan.

Nilai tersebut tetap relevan, terutama ketika seni tradisional berhadapan dengan generasi muda yang hidup di tengah perubahan budaya dan perkembangan teknologi yang begitu cepat.

BACA JUGA...  Pelaksanaan Vaksin Siswa Tingkat SMA di Aceh Tamiang Capai 80 Persen

Menjaga Seudati Tetap Hidup

Tantangan pelestarian Seudati bukan hanya mempertahankan pertunjukan, tetapi memastikan pengetahuan di baliknya terus diwariskan.

Regenerasi penari, syeh, aneuk syahi dan pelaku seni lainnya menjadi penting. Gerakan, struktur pertunjukan, teknik dan syair perlu terus dipelajari agar tidak terputus.

Teknologi juga dapat menjadi ruang baru bagi Seudati.

Berita Terkait

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat
Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan
Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim
Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi
Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital
Barang Milik Rekanan Diduga Hilang di Halaman RSUD Sabang
Dinas Koperasi Aceh Diminta Hentikan Langkah Sepihak
SPS Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tinggalkan Jejak Panjang Pers Aceh

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi

Rabu, 30 September 2026 - 19:41 WIB

Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital

Berita Terbaru

HUKOM

Kajari Panggil Dua Pejabat Disdikbud Aceh Tengah 

Sabtu, 24 Okt 2026 - 22:13 WIB

NEWS FEATURE

ORARI Aceh Tamiang Perluas Pos Pantau Bencana

Sabtu, 24 Okt 2026 - 18:16 WIB