Seleksi JPT Pemkab Asel tahun 2024 Sia-Sia, Diduga Boros Anggaran 

Minggu, 16 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua LSM FORMAKI Aceh  Ali zamzami. (Foto : mediaaceh.co.id).

Ketua LSM FORMAKI Aceh  Ali zamzami. (Foto : mediaaceh.co.id).

TAPAKTUAN |MA Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan (Asel) dinilai  telah menyia-nyiakan hasil seleksi JPT eselon II tahun lalu dan sekaligus diduga melakukan pemborosan uang daerah. Pasalnya,    seleksi terbuka (open bidding) jabatan setingkat kepala dinas pada tujuh OPD tersebut tidak digunakan sampai masanya atau “Kadaluarsa”.

Kebijakan Pemkab Aceh Selatan itu, menuai kritik dari berbagai elemen masyarakat dan LSM di Aceh.

BACA JUGA...  Inilah Program Pro Rakyat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Zulkifli H Adam - Suradji Junus 100 Hari Kerja

LSM FORMAKI Aceh misalnya, kebijakan Pemkab Aceh Selatan hanya menghamburkan di tengah krisis anggaran yang dialaminya.

Selain itu, pelaksanaan JPT dalam pengisian jabatan strategis di OPD tersebut kurang transparan.

Ketua LSM FORMAKI Aceh  Ali zamzami, mengungkapkan,  bahwa proses seleksi terbuka yang dilakukan pada tahun 2024 telah menggunakan anggaran daerah, namun hingga saat ini belum ada satu pun pejabat yang dilantik berdasarkan hasil seleksi tersebut.

BACA JUGA...  Musrenbang RKPK di Aceh Selatan Berbasis Teknologi, Tentukan Arah Kebijakan Pembangunan

“Open bidding ini sudah selesai, sudah ada nominator yang lolos seleksi, tetapi mereka tidak dilantik sampai akhirnya hasilnya kadaluarsa. Ini artinya anggaran yang digunakan untuk seleksi menjadi sia-sia, dan publik berhak tahu alasan di balik ini,” kata Ali zamzami.

Menurutnya, dalam proses seleksi tersebut, dana publik telah digunakan untuk berbagai tahapan, termasuk biaya administrasi, asesmen, honor panitia seleksi, dan konsultasi dengan lembaga terkait.

BACA JUGA...  Ketua Mahkamah Syar'iyah Jantho Lantik dan Ganti Pejabat Panitera

Berita Terkait

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB