Sejumlah Penginapan di Asel Nunggak Pajak

Jumat, 18 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu hotel di Tapaktuan yang tidak disebutkan sebagai pelumas pajak tahun 2025.(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

Salah satu hotel di Tapaktuan yang tidak disebutkan sebagai pelumas pajak tahun 2025.(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

TAPAKTUAN | MA Sejumlah rumah penginapan seperti hotel di Aceh Selatan (Asel), dilaporkan, Kamis. (17/4), menunggak pajak. Eksesnya, penerimaan pajak sektor perhotelan melorot.

Keseluruhan penerimaan pajak hotel ditargetkan Rp. 25 juta,  hanya tercapai  Rp. 13 juta,

Kepala BPKD melalui Kepala Bidang  Pendapatan BPKD Asel Hendrisal,  mengatakan, sejumlah tempat  penginapan (Hotel) di Tapaktuan menunggak  pajak  tahun 2024, sehingga penerimaan pajak seret.

BACA JUGA...  Otsus Aceh Rp105,7 Triliun, Awwaluddin Buselia: Ke Mana Dana Sebesar itu Bermuara?

Menurutnya,  dari 11 jasa penginapan yang beroperasi di Tapaktuan, hanya dua yang melunasi pajak pada tahun anggaran 2024.

“Hanya dua penginapan yang menyetor lunas selama 12 bulan, yakni Hotel Azizi Syariah dan Wiswa Bukit Barisan. Selebihnya sebanyak sembilan penginapan penunggak, bahkan ada yang membayar cuma satu bulan,” kata Hendrisal.

Menurut pantauan, terdapat banyak hotel atau rumah penginapan di Tapaktuan Aceh Selatan yang beroperasi dengan jumlah ribuan penginap sepanjang tahun,  antra lain,  Hotel Dian Rana, Hotel Pante Cahaya, Wisma Cahaya, Hotel Panorama, Catherine Hotel,  Losmen Jambu, Losmen Kanada, Hotel Rahmat Metro Hotel dan Hotel Chsndku.

BACA JUGA...  Sebanyak 45 Peserta Ikuti Pembinaan  BKM

Dikatakan, target PAD tahun 2024 bersumber dari pajak perhotelan sebesar Rp 25.040.000 selama setahun. Namun realisasinya sebesar Rp 13.100.000, sementara sebanyak Rp 11.940.000 tertunggak sampai saat ini.

Berita Terkait

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 
Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 
Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 
Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan
Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan
Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan
Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026
800 Tahun Samudera Pasai, Anak Yatim Tersenyum di Aceh Utara 

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 16:10 WIB

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Minggu, 13 September 2026 - 12:05 WIB

Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 

Sabtu, 12 September 2026 - 19:50 WIB

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Jumat, 11 September 2026 - 23:52 WIB

Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan

Jumat, 11 September 2026 - 23:39 WIB

Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan

Berita Terbaru

Penampakan seekor buaya sungai di tebing Krueng Kluet/Kandang yang sempat direkam warga, Minggu, (13/9/2026).(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Buaya Muncul, Warga Resah

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:43 WIB

Bupati Aceh Barat Tarmizi saat membesuk orang dalam gangguan jiwa di daerahnya.

PEMERINTAHAN

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Minggu, 13 Sep 2026 - 16:10 WIB

Foto : Ilustrasi AI

PERISTIWA

Diving di Iboih, Wisatawan Malaysia Hilang Belum Ditemukan

Minggu, 13 Sep 2026 - 14:34 WIB

Jubir Pemkab Aceh Utara Tgk. Muntasir Ramli.

PEMERINTAHAN

Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 

Minggu, 13 Sep 2026 - 12:05 WIB

Cover: Ilustrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas.

TAJUK

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:12 WIB