Bupati Asel H. Mirwan Tinjau Kuala Wangi Tapaktuan 

Bupati Asel H. Mirwan MS melihat dari dekat sedimen pada muara parit besar Kuala Wangi Tapaktuan yang segera ditangani, Jumat, (25/7/2025).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

TAPAKTUAN | MA — Bupati Aceh Selatan (Asel) H. Mirwan MS menyempatkan diri meninjau kondisi muara  parit besar atau yang disebut  warga setempat sebagai “Kuala Busuk”, di perbatasan Gampong Pasar, dan Gampong Hilir Tapaktuan, Jumat, (25/7/2025).

Tinjauan langsung ke “Kuala Busuk” yang belakangan sudah berubah namanya menjadi “Kuala Wangi” itu, disempatkan Bupati H. Mirwan MS setelah melaksanakan salat Jum’at di Mesjid Tuo Al-Khairiyah Gampong Padang Tapaktuan bersama rombongan.

BACA JUGA...  Anggota BKSDA Aceh Selatan Dicakar Harimau Sumatera 

Tujuan bupati, agar dapat melihat dari dekat kondisi ril  pendangkalan dan penyumbatan  muara yang disebabkan oleh sedimen lumpur.

“Wah…terjadi pendangkalan oleh sedimen lumpur dan ada tumpukan  sampah di bawah jembatan,” katanya.

Menurutnya, kondisi itu, perlu segera ditangani sebagai komitmen Pemkab untuk mengatasi semua persoalan rakyat.

“Sedimen ini perlu segera dikeruk sehingga lancar mengalir ke laut,” katanya.

BACA JUGA...  Pemkab Aceh Selatan Raih Penghargaan Ombudsman RI

Bupati H. Mirwan MS juga mendapat keterangan dari warga bahwa, ketika musim hujan, terjadi banjir akibat Kuala Wangi tersumbat.

Dia juga baru mengetahui bahwa muara Kuala Wangi adalah tempat “penampungan”  air yang mengalir dari beberapa parit atau drainase di tengah Kota Tapaktuan.

Sehingga jika mulut muara tertutup sedimen dan sampah, maka air meluap ke pemukiman warga.