Sejarah Kopi Gayo: Dari Masa Kolonial hingga Mendunia

Kamis, 9 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kopi Menjadi Denyut Ekonomi Tanoh Gayo

Saat ini, kopi merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat di Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues.

Puluhan ribu keluarga menggantungkan hidup pada sektor ini, mulai dari petani, pengepul, pengolah, eksportir, hingga pelaku usaha kedai kopi. Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, perkembangan industri kopi juga mendorong tumbuhnya sektor pariwisata, termasuk wisata kebun kopi dan budaya ngopi khas Gayo.

BACA JUGA...  Syekh Hamzah Al-Fansuri, Sang Cahaya Peradaban dari Aceh yang Mengukir Sejarah Islam dan Sastra Melayu

Budaya minum kopi sendiri telah menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat. Warung kopi di Tanoh Gayo bukan hanya tempat menikmati secangkir arabika, tetapi juga ruang berkumpul, berdiskusi, dan mempererat hubungan antarmasyarakat.

Menjaga Warisan untuk Generasi Mendatang

Meski telah dikenal di berbagai belahan dunia, Kopi Gayo masih menghadapi sejumlah tantangan. Perubahan iklim, fluktuasi harga kopi global, regenerasi petani, hingga menjaga kualitas produksi menjadi pekerjaan rumah yang harus dihadapi bersama.

BACA JUGA...   Aliansi Aceh dan Turki Ustmaniyah Melawan Portugis di Selat Malaka

Namun, pengalaman panjang masyarakat Gayo dalam membudidayakan kopi menjadi modal penting untuk mempertahankan reputasi tersebut. Berbagai sertifikasi keberlanjutan, penerapan praktik pertanian ramah lingkungan, dan peningkatan kualitas pascapanen terus dilakukan agar Kopi Gayo tetap mampu bersaing di pasar internasional.

Berita Terkait

Sejarah Hikayat Prang Sabi: Karya Sastra yang Mengobarkan Semangat Perlawanan Rakyat Aceh
Masjid Raya Baiturrahman: Saksi Bisu Perang Aceh, Tsunami, dan Kebangkitan Serambi Mekkah
Sejarah Kerajaan Trumon Aceh Selatan: Kehulubalangan yang Berpengaruh di Pesisir Barat Selatan Aceh
Sejarah Kerajaan Jeumpa: Antara Tradisi, Hikayat, dan Bukti Sejarah
Aceh dan Jalur Rempah: Gerbang di Ujung Barat yang Menghubungkan Peradaban Dunia
Sejarah Kerajaan Pedir: Kerajaan Maritim yang Menguasai Perdagangan di Pesisir Utara Aceh
Pelabuhan Peureulak dan Jalur Sutra Maritim: Saat Aceh Timur Menjadi Pusat Perdagangan Dunia
Jejak Kesultanan Peureulak: Menelusuri Salah Satu Pusat Awal Perkembangan Islam di Nusantara

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:39 WIB

Sejarah Hikayat Prang Sabi: Karya Sastra yang Mengobarkan Semangat Perlawanan Rakyat Aceh

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:14 WIB

Masjid Raya Baiturrahman: Saksi Bisu Perang Aceh, Tsunami, dan Kebangkitan Serambi Mekkah

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:03 WIB

Sejarah Kerajaan Trumon Aceh Selatan: Kehulubalangan yang Berpengaruh di Pesisir Barat Selatan Aceh

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:28 WIB

Sejarah Kerajaan Jeumpa: Antara Tradisi, Hikayat, dan Bukti Sejarah

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:43 WIB

Aceh dan Jalur Rempah: Gerbang di Ujung Barat yang Menghubungkan Peradaban Dunia

Berita Terbaru

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB

"Kolam"  musiman di  tengah Kota Tapaktuan mengancam keselamatan warga. Genangan air  yang menyerupai  "kolam" terbentuk paska hujan lebat. Foto direkam, baru lau.(mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:11 WIB

Bupati Tagore Sedang Menanam Bibit kopi bersama Wakilnya Armia pada saat penyaluran perdana 10,2 juta  bibit kopi di Kampung Bumi Ayu  kecamatan Timang Gajah Bener Meriah

PEMERINTAHAN

Bupati Tagore Salurkan 10,2 Juta Bibit Kopi

Selasa, 20 Okt 2026 - 09:25 WIB