Sejarah Aceh: Dari Masa Prasejarah hingga Identitas Budaya yang Kuat di Era Modern

Rabu, 8 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sejarah Aceh/(pixabay).

Sejarah Aceh/(pixabay).

BANDA ACEH (MA) — Aceh, sebuah provinsi di ujung barat Pulau Sumatera, memiliki sejarah panjang yang kaya dan beragam. Dari zaman prasejarah hingga menjadi provinsi dengan identitas budaya yang kuat, perjalanan sejarah Aceh mencerminkan dinamika sosial, politik, dan ekonomi yang penuh warna. Artikel ini akan membahas sejarah Aceh mulai dari masa prasejarah hingga periode pasca-kemerdekaan.

BACA JUGA...  800 Tahun Samudera Pasai, Anak Yatim Tersenyum di Aceh Utara 

Masa Prasejarah: Jejak Kehidupan Manusia Purba

Penelitian arkeologi menunjukkan bahwa Aceh telah dihuni manusia sejak zaman Mesolitikum. Salah satu situs yang menunjukkan kehidupan manusia pada masa tersebut adalah Bukit Kerang di Kabupaten Aceh Tamiang. Bukti-bukti lain ditemukan di Situs Desa Pangkalan, yang menyimpan artefak seperti kapak Sumatralith, fragmen gigi manusia, dan tulang hewan. Temuan ini menunjukkan bahwa Aceh sudah dihuni oleh manusia purba sejak ribuan tahun yang lalu, membuktikan bahwa wilayah ini memiliki sejarah panjang dalam perkembangan peradaban manusia.

BACA JUGA...  Kehadiran Pasar Malam di Sabang Bantu Ekonomi Masyarakat

Kerajaan Lamuri dan Samudera Pasai: Awal Mula Peradaban Islam di Aceh

Sebelum berdirinya Kesultanan Aceh, wilayah ini pernah menjadi bagian dari Kerajaan Lamuri yang berpusat di Banda Aceh. Kerajaan ini dikenal sebagai kerajaan Islam pertama di Sumatera. Setelah Kerajaan Lamuri runtuh, wilayah tersebut menjadi bagian dari Kerajaan Samudera Pasai. Samudera Pasai berperan penting sebagai pusat perdagangan dan penyebaran Islam di Asia Tenggara pada abad ke-13 dan ke-14. Kerajaan ini menjadi titik awal bagi penyebaran Islam yang kemudian berkembang pesat di Aceh dan kawasan sekitarnya.

BACA JUGA...  Babinsa 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang Ikut Atur Lalin di Kawasan Wisata

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M. Si.

PEMERINTAHAN

Haili Yoga: MPP Citra Pelayanan Daerah

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:51 WIB