Seiring Optimalisasi Layanan SDIDTK, Angka Stunting di Aceh Utara Turun 

Rabu, 18 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Dinkes Aceh Utara Jalaluddin, SKM.,M.Kes.

Plt. Dinkes Aceh Utara Jalaluddin, SKM.,M.Kes.

Dinas Kesehatan juga telah membekali para kader Posyandu dengan pelatihan SDIDTK secara berkala. “Kita ingin memastikan bahwa kader tidak hanya mampu mencatat angka timbangan, tapi juga mampu melakukan deteksi dini terhadap keterlambatan perkembangan anak,” kata Jalaluddin.

Selain itu, pemerintah daerah juga memperkuat sinergi dengan lintas sektor, seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Pendidikan, dan PKK. Tujuannya adalah agar edukasi mengenai gizi, sanitasi, dan pengasuhan anak dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

BACA JUGA...  NEKAT! Dua Bocah Medan Tantang Presiden Nonton Film

Jalaluddin menekankan bahwa penurunan angka stunting bukan semata-mata karena pemberian makanan tambahan, tapi karena pendekatan yang komprehensif melalui SDIDTK. “Kalau anak sejak awal tumbuh sehat, mendapat stimulasi yang cukup, dan diperiksa secara berkala, maka kemungkinan mengalami stunting sangat kecil,” jelasnya.

Dinas Kesehatan Aceh Utara mencatat, dari hasil pengukuran elektronik e-PPGBM, prevalensi stunting pada 2023 berada di angka 26,8 persen dan turun menjadi 22,4 persen pada semester pertama 2025. Capaian ini tentu masih di bawah target nasional, namun tren penurunan ini dinilai menggembirakan.

BACA JUGA...  Panwaslih Kirim Surat Imbau Kepada KIP Aceh Utara Terkait Hal Ini 

Untuk memperkuat capaian ini, pihaknya juga melakukan monitoring intensif terhadap layanan SDIDTK di Puskesmas. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk menilai sejauh mana tenaga kesehatan menjalankan standar pelayanan dan dokumentasi yang sesuai.

Berita Terkait

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Berita Terbaru

Satgas PB Asel melaksanakan gotong royong membersihkan Fasum dan rumah warga di Trumon, Kamis, (5/11/2026).(Foto/mediaaceh.co.id,/istimewa).

MILITER

Satgas Bencana Asel Bersihkan Fasum dan Rumah Warga

Kamis, 5 Nov 2026 - 20:05 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat membesuk korban dugaan kekerasan di rumah sakit Pidie.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 Nov 2026 - 19:57 WIB