Dengan kondisi tersebut SAPMA PP Aceh Selatan memandang sangat perlunya melakukan konsolidasi dan siap menjadi pelopor untuk mengerakkan OKP yang ada di Aceh Selatan atas kevakuman KNPI Aceh Selatan tersebut. Sambungnya
Ia juga menambahkan, Konsolidasi yang akan dilakukan SAPMA PP Aceh Selatan bukan hanya bicara tentang kevakuman kegiatan KNPI Aceh Selatan tetapi juga akan mempertanyakan tentang masa kepengurusan KNPI Aceh Selatan.
Terkait kepengurusan, Andi menjelaskan, masa periode kepengurusan DPD KNPI hanya 3 tahun. Namun yang terjadi, kepengurusan DPD II KNPI Aceh Selatan saat ini sudah berjalan hampir 5 tahun tanpa ada Musyawarah Daerah (Musda).
“Menurut saya, kepengurusan DPD II KNPI Aceh Selatan saat ini telah membuat dosa sejarah. DPD II KNPI Aceh Selatan telah membunuh banyak potensi pemuda dan kader, yang semestinya dapat berkarir dan mengabdikan diri untuk daerah melalui wadah KNPI Aceh Selatan,” tegasnya
Dalam kesemoatan itu juga, Ketua SAPMA PP Aceh Selatan ini menyatakan, mengembangkan potensi pemuda Aceh Selatan dengan kondisi seperti saat ini sangat tidak mungkin. Bahkan jauh panggang dari api.
“Sebab DPD II KNPI Aceh Selatan saat ini masih dikangkangi oleh kepengurusan yang hampir 5 tahun berjalan tanpa Musda dan tanpa terdengar program kerjanya,” katanya
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















