Menata Niat, Membangun Harmoni.
DI tengah dinamika sosial Aceh Tamiang yang terus berubah, kegiatan keagamaan seperti ini mempunyai tempat tersendiri. Ia menjadi jeda, ruang bernafas, dan waktu untuk merenungkan kembali perjalanan hidup.
Maulid tahun ini diharapkan menjadi ruang untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai Islam yang ramah, damai, dan menyatukan.
“Semoga Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini menjadi momentum memperkuat keimanan, meneladani Rasulullah SAW menuju masyarakat Aceh Tamiang yang madani, sejahtera, dan berkelanjutan,” tutup Bupati Armia, menandai rapat yang penuh optimisme itu.
Masyarakat kini tinggal menunggu hari yang dijanjikan itu tiba. Lapangan Tribun perlahan bersolek, sunting demi sunting persiapan dikebut.
Aceh Tamiang bersiap menyambut malam yang terang oleh shalawat dan tausiah; malam di mana syiar Islam kembali bergema di bawah langit Muda Sedia. [].




