Sementara itu, Tarmizi “Panyang” dalam sambutannya menyoroti pentingnya pemberdayaan generasi muda sebagai motor penggerak pembangunan daerah. Ia meyakinkan bahwa pihaknya akan menyediakan lebih banyak peluang bagi pemuda Aceh Utara untuk terlibat dalam berbagai sektor pembangunan.
“Generasi muda adalah aset berharga bagi masa depan Aceh Utara. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk menciptakan program-program yang dapat meningkatkan keterampilan dan kapasitas mereka, sehingga mampu berkontribusi secara nyata dalam membangun daerah ini,” kata Panyang.
Ia menambahkan bahwa kepemimpinan yang berpihak pada pemuda adalah kunci untuk mewujudkan Aceh Utara yang lebih maju dan mandiri.
Beberapa tokoh masyarakat yang hadir juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara silaturahmi ini, yang mereka anggap sebagai kesempatan berharga untuk berinteraksi langsung dengan para calon pemimpin. Salah satu tokoh masyarakat, menyatakan bahwa masyarakat Lhoksukon berharap pasangan Ayah Wa-Panyang dapat membawa perubahan yang lebih baik dan telah telah lama dinantikan.
“Kami sangat bersyukur bisa bertatap muka langsung dengan Ayah Wa dan Panyang. Harapan kami, mereka bisa membawa perubahan yang nyata dan berkelanjutan bagi Aceh Utara,” ujarnya.




