Respon Terhadap Keresahan Masyarakat dan Demi Ketertiban, Begini Kata Camat Julok

Selasa, 24 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR (MA) Keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang semakin pesat, terutama di sepanjang bahu jalan di sekitar kantor Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, telah menimbulkan dampak signifikan. Tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan serta menurunkan kualitas estetika kawasan tersebut, baik dari segi positif maupun negatif.

BACA JUGA...  Kecamatan Peulimbang Gelar Musrembang Tingkat Kecamatan

Pertumbuhan jumlah PKL di bahu jalan Kecamatan Julok semakin hari semakin tidak terkendali. Hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman dari para pedagang mengenai aturan yang berlaku, serta minimnya perhatian dan tindakan tegas dari pemerintah terkait pengelolaan dan penertiban PKL.

Selain merusak pemandangan, keberadaan PKL yang berjualan di bahu jalan juga membuat kawasan tersebut terlihat kumuh. Bahu jalan, yang seharusnya bersih dan bebas hambatan, kini dipenuhi lapak dagangan. Beberapa pedagang bahkan kerap membuang sampah sembarangan di sekitar tempat mereka berjualan, semakin memperparah kondisi lingkungan.

BACA JUGA...  Pemdes Matang Arongan Tuntaskan BLT Tahap IV, Masyarakat: Terimakasih

Fenomena ini seharusnya menjadi perhatian serius bagi pemerintah dalam mengelola tatanan kota demi kepentingan bersama. Penertiban terhadap para PKL yang berjualan di sepanjang jalan utama Medan-Banda Aceh sangat diperlukan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

Berita Terkait

M. Najur dan Teuku Alamsyah Dilantik 
RSUD Yuliddin Away Kini Layani Pemasangan Ring Jantung
Ayah Wa: Mari Rawat Perdamaian Aceh dan Titipkan dalam Doa
Satu Dapur SPPG di Aceh Selatan Dihentikan
Tarmizi Hadiri Penetapan Rancangan KUA
Aceh Utara Bangkit: Pemkab Salurkan Rp11,2 Miliar Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
Klaim Lahan Militer Vs Warga Tangerang, Pengamat Kebijakan Publik: Jangan Ada yang Merasa Paling Merah Putih
Dari Jalan hingga Air Bersih, TMMD ke-129 Hadirkan Harapan Baru di Pedesaan

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:18 WIB

M. Najur dan Teuku Alamsyah Dilantik 

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:07 WIB

RSUD Yuliddin Away Kini Layani Pemasangan Ring Jantung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Ayah Wa: Mari Rawat Perdamaian Aceh dan Titipkan dalam Doa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Satu Dapur SPPG di Aceh Selatan Dihentikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Tarmizi Hadiri Penetapan Rancangan KUA

Berita Terbaru

Teuku Alamsyah sedang membubuhkan tanda tangan dalam berita acara setelah dilantik oleh Bupati Asel HMW di Tapaktuan, Jumat, (14/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

M. Najur dan Teuku Alamsyah Dilantik 

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:18 WIB

dr. Emil Fathoni specialis intervensi yang juga specialis jantung dan pembuluh darah sedang menangani langsung operasi kateterisasi jantung di RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan, Jumat, (14/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/ istimewa).

KESEHATAN

RSUD Yuliddin Away Kini Layani Pemasangan Ring Jantung

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:07 WIB

NEWS FEATURE

Enam Bulan Memulihkan Rantau Setelah Banjir

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:06 WIB