oleh

Rencana Pengalihan Pengelolaan Tanah Wakaf di Mekkah, Keturunan Ke 6 Habib Bugak Aceh Kecewa

-DUNIA, SAGOE-766 views

Bireuen (ADC) – Terkait rencana pengelolaan tanah wakaf Habib Bugak atau Habib Abdurrahma di Mekkah oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Pusat, ditanggapi oleh keluarga habib Abdurrahma (habib bugak) Aceh, Zulkifli Alhabsy yang merupakan keturunan ke enam Habib Bugak.

“Itu kewenangan Arab Saudi, kami keluarga tidak berkewenangan banyak berkomentar soal itu,” kata Zulkifli, Senin.(12/3/2018).

Menurutnya, terkait rencana BPKH mengelola tanah wakaf Aceh di Mekkah tersebut, yang berkewenangan menyikapi hal itu adalah pihak Arab Saudi, namun, Indonesia pun tidak berkewenangan.

“Karena tanah tersebut sudah diwakafkan oleh kakeknya sebelum Indonesia berdaulat,” imbuhnya.

Bahkan, katanya, pihak keluarga sangat kecewa apabila pengelolaan tersebut berpindah tangan dari Nazir yang ditunjukkan, apalagi dikelola oleh yang bukan dari kalangan bangsa Arab. Sementara, Zulkifli Alhabsyi sendiri salah satu Putra keturunan ke enam dari Habib Abdurrahman Al-Habsyi (habib bugak asyi) yang berdomisili di Desa Monkeulayu kecamatan gandapura Kabupaten Bireuen.

“Habib Abdurrahman Al-Habsyi atau Habib Bugak Asyi, dalam Surat manuskrip yang tersimpan pada pihak kami keluarga, di jelaskan bahwa ia bernama Habib Abdurrahman bin Alwi, seorang tokoh Ulama yang masyhur pada awal abad ke-18 dan beliau juga orang kepercayaan Sultan Aceh pada Masa itu, beliau adalah cucu dari pada Habib Ahmad bin Syeikh Al-Habsyi,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, bermula dari Habib Abdurrahman (habib bugak), Al-Habsyi memiliki 4 orang putra, dimana salah satunya adalah Habib Husein atau yang lebih dikenal dengan Julukan Tengku Chik Monkeulayu, melalui jalur Habib Husein inilah lahir seorang Habib yang keuramat yang sangat masyhur di Idi yakni Habib Shafi bin Ahmad Al-Habsyi.

“Kemudian Habib Shafi Bin Habib Ahmad mempunyai keturunan beberapa orang anak laki-laki dan anak perempuannya, anak laki-laki beliau ialah, Habib Zain Bin Habib Shafi, Habib Ahmad Bin Habib Shafi, Habib Ali Bin Habib Shafi, Habib Husain Bin Habib Shafi,” jelasnya.

Zulkifli melanjutkan, dari jalur Habib Ali Bin Habib Shafi inilah Ia lahir, dengan silsillah lengkapnya ialah, Zulkifli alhabsyi bin Habib Zulkarnaini Bin Habib Ali Alhabsyi Bin Habib Shafi Bin Habib Ahmad Bin Habib Husain Bin Habib Abdurrahma (habib bugak asyi),

Seperti diberitakan sejak beberapa hari terakhir Ini,  masyarakat Aceh dihebohkan dengan rencana Pemerintah Pusat melalui Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) ingin mengambil alih pengelolaan tanah wakaf Habib Bugak Aceh di Mekkah, Arab Saudi. Beragam tanggapan yang umumnya menentang rencana itu mencuat tajam di ranah publik.

Informasi terkait rencana pengelolaan tanah wakaf Aceh di Mekkah berawal dari pertemuan BPKH dengan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (9/3/2018) lalu.

Dalam pertemuan itu BPKH menyampaikan rencana investasi atau pengelolaan tanah wakaf Aceh di Mekah yang berlokasi sekitar 400 meter dari Masjidil Haram.

Koordinator BPKH, Anggito Abimanyu, sebagaimana dilansir di sejumlah media menyebutkan, pertemuan dengan Wapres Jusuf Kalla diikuti Utusan Khusus Presiden untuk Timur Tengah dan OKI. Alwi Shihab.

Dalam kesempatan itu, Anggito mengatakan, pihaknya juga bertemu dengan beberapa investor Arab Saudi untuk melakukan administrasi, terutama terkait dengan tanah wakaf Aceh tutupnya. [MS].

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..