oleh

Politisi Muda Partai NasDem Minta Pemerintah Hentikan Isu Tanah Wakaf di Mekkah

Aceh Besar (ADC) – Politisi muda dari Fraksi Partai NasDem DPR Kabupaten Aceh Besar, Syafrizal SE., meminta kepada pemerintah Pusat maupun provinsi, untuk mengakhiri persoalan tanah wakaf milik rakyat Aceh di Mekkah, Arab Saudi, yang menjadi isu panas akhir-akhir ini.

Sebab, menurutnya, tanah milik rakyat Aceh yang saat ini dikelolah dengan baik oleh nadzir tersebut, sesuai dengan Ikrar Waqaf Habib Bugak bahwa tidak boleh diganggu gugat maupun mengambil alih investasi dari Arab saudi ke Indonesia.

“Dalam ikrar Habib Bugak itu kan jelas disebutkan, Baitul Asyi itu dijadikan tempat tinggal jemaah haji asal Aceh yang datang ke Mekkah,” kata Adek sapaan akrab Syafrizal.

Salain itu, tambah Adek, diakhir ikrarnya Habib Bugak menegaskan, jika tidak ada lagi orang Aceh atau Pelajar dari Asia Tenggara tidak lagi tinggal di Mekkah, maka wakaf tersebut diserahkan ke Imam Masjidil Haram untuk membiayai keperluan Masjidil Haram.

“Jadi sudah jelas, bahwa pemerintah tidak ada hak mencampuri urusan itu, dengan alasan apapun, biarlah dikelolah seperti biasanya,” tagas Adek.

Adek juga menyebutkan, bantuan rakyat Aceh terhadap pemerintah Indonesia selama ini cukup besar, sudah seharusnya pemerintah memberikan pemerhatian yang lebih kepada rakyat Aceh, bukan membuat rencana yang bisa menimbulkan kegaduhan.

“Pesawat Selawah RI 001 telah disumbangkan rakyat aceh ke Pemerintah Indonesia, apakah tanah wakaf milik rakyat Aceh di Mekkah juga harus disumbangkan?,” imbuhnya. [Q]

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..