Ratusan Nakes Unjuk Rasa Ke DPRK Aceh Tengah, Hamdani: Siap Kita Usulkan Dicopot 

Kamis, 17 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nakes RSU Datu Beru Takengon lakukan unjuk rasa ke DPRK Aceh Tengah, Kamis, (17/10).

Nakes RSU Datu Beru Takengon lakukan unjuk rasa ke DPRK Aceh Tengah, Kamis, (17/10).

“Kami bersama kalian, kasih bukti pesan WhatsApp ancaman yang disampaikan saudara Gusnarwin. Sekali lagi, jika kalian di pecat, maka Direktur yang kita rekomendasikan dicopot,” ungkap Hamdan.

Sementara itu, Pj Sekda Aceh Tengah Erwin Pratama, menyatakan pada prinsipnya tidak ada yang ditelantarkan, pihaknya terus melakukan upaya dalam rangka menyelesaikan kasus tersebut ke BKN, namun khusus Rumah Sakit Datu Beru pada saat itu masih berstatus BLUD maka aturan BKN tidak bisa menerima tenaga honorer untuk diangkat sebagai PPPK,

BACA JUGA...  Laskar Panglima Nanggroe: Pj Gubernur Aceh, Sterilkan Fasilitas Negara dari Kepentingan Politik

“Untuk itu, kita rubah status berdasarkan ketentuan menjadi UPTD dinas Kesehatan, itu pun kita tunggu Diberitakan sebelumnya, ratusan tenaga penerimaan formasi gelombang ke II, setelah selesai K2,” katanya.

Jadi bisa atau tidaknya, katanya, RSU berstatus BLUD diangkat sebagai PPPK itu tergantung kepada BKN selalu pihak yang menerima ASN atau PPPK. “Kita sudah upayakan,” terangnya.

BACA JUGA...  15 Menteri Jadi Timses, Etika Politik Petahana Rendah

Sementara itu, menyangkut dengan honorarium dan jasa medis lainnya, itu urusan pihak rumah sakit selaku pihak yang berwenang menjelaskannya, ungkap Dewan Pengawas RSU Datu Beru tersebut.

Dalam hal ini, langsung disampaikan oleh Direktur RSU Datu Beru takengon, Gusnarwin di hadapan ratusan pengunjuk rasa menjelaskan bahwa SK pengangkatan itu ada dua, pertama yang diteken oleh Direktur dan SK yang di teken oleh Bupati, honornya pun sudah diberikan sesuai dengan batas UMR kabupaten begitu juga dengan Jasa Medis dan uang piket malam, katanya, sembari mengatakan semua itu ada buktinya di pihaknya, terang Gusnarwin.

BACA JUGA...  Gebyar Vaksin Moderna, Nakes Jadi Prioritas Utama

Berita Terkait

Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana
Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal
WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:33 WIB

Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana

Jumat, 18 September 2026 - 17:41 WIB

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Berita Terbaru

Skuat Aceh Timur Di Gala Siswa Nasional (GSI) Tingkat Provinsi Aceh.

OLAHRAGA

Aceh Timur Tumbangkan Lhokseumawe di GSI Aceh 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:49 WIB

Himbauan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:33 WIB

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB