PT BAS Kumpulkan 97 Kantong Darah

Rabu, 4 November 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Iqbal

Bireuen (MA) – Perseroan Terbatas Bank Aceh Syariah (PT BAS) Cabang Bireuen yang bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah Rumah Sakit Umum Daerah (UTD RSUD) dr Fauziah, berhasil kumpulkan 97 kantong darah pada saat Aksi kemanusian donor darah di akhir tahun 2020, dengan tema “Saatnya Peduli Saatnya Berbagi, Setetes Darah Menyelamatkan Sejuta Jiwa,”yang berlangsung dihalaman kantor PT BAS Bireuen, Selasa (3/11).

Pimpinan PT BAS Cabang Bireuen M. Hendra Supardi melalui panitia pelaksana, Mairini yang turut didampingi koordinator Suryadi kepada awak mediaaceh.co.id , mengatakan bahwa kegiatan Donor Darah merupakan suatu program kerja Rutinitas yang selalu kita laksanakan setiap tahun berjalan.

“Kegiatan kemanusian ini dilaksanakan untuk membantu kebutuhan stok darah yang diperlukan oleh masyarakat yang berobat di RSUD dr Fauziah Bireuen,” ujarnya.

BACA JUGA...  Ayah Wa di Dampingi M. Jhony Santuni Ribuan Warga di Malam Megang Sambut Ramadhan 1447 H

Lanjutnya pelaksanaan kegiatan program donor darah terwujud berkat kerjasama, antara PT BAS cabang Bireuen dengan UTD RSUD dr Fauziah Bireuen.

Dirinya mengatakan para peserta donor darah yaang ikut berpartisipasi mendonor darah adalah terdiri dari unsur TNI/Polri, Karyawan dan karyawati PT BAS, para nasabah PT BAS, para ASN serta masyarakat kota Bireuen dan rekan rekan awak media liputan Bireuen.

Selanjutnya Mairini menyebutkan kegiatan ini kita laksanakan dipenghujung akhir tahun. Alhamdulillah atas dukungan dan partisipasi semua pihak, telah berhasil kita kumpulkan 97 kantong darah. Sedangkan target kita 100 kantong darah, meskipun jumlahnya ada sedikit yang berkurang dari agenda perencanaan pada Ulang Tahun BAS tahun lalu.

“Pada Ulang Tahun PT BAS tahun yang lalu kita dapat kumpulkan 201 kantong darah selama 2 hari berturut turut dan kali ini kita dapat kumpulkan 97 kantong darah, target kita 100 kantong darah,” ujar Mairini mewakili pihak PT BAS.

BACA JUGA...  Aceh Selatan Gondol Tiga Juara, Mampukah Bertahan?

Donor darah merupakan aktifitas kemanusian untuk kita beramal dari kepedulian yang sungguh bermakna serta bermanfaat antar sesama, baik secara langsung bagi masyarakat lain. Setetes darah yang disumbangkan dapat menyelamatkan nyawa manusia lain yang sangat membutuhkan uluran tangan kita agar bisa lebih peka dan peduli, bagi warga yang sakit di rawat disetiap Rumah Sakit membutuhkan berbagai golongan darah, sebut Mairini.

Pada setiap Aksi Donor Darah, pihak PT BAS Bireuen, turut menyediakan berbagai makanan tambahan kepada warga yang telah mendonor darahnya. Tentu kepada para pendonor diwajibkan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 (Prokes), diantaranya dengan menjaga jarak, cuci tanggan pakai sabun dan selalu pakai masker, kata panitia Aksi Donor Darah.

BACA JUGA...  Empat Tahun jadi Lahan Terlantar, Sukaramai Satu Paceklik Gabah

Sementara itu salah satu pendonor dikalangan PNS, Elfizal (37) berprofesi sebagai Guru di SMP Negeri 1 Bireuen mengatakan saya telah 7 kali melakukan Donor Darah, hingga hari ini. “Alhamdulillah saya merasakan langsung setiap kali mendonor darah, kondisi badan terasa sehat saat melaksanakan aktifitas bisa lebih enak,” imbuhnya.

Dirinya selalu siap membantu, bila ada dari kalangan keluarga sendiri khususnya, ataupun masyarakat yang membutuhkan stok golong darah bila mendadak sewaktu waktu, sebenarnya usia produktif saya tentu berpengaruh terhadap kualitas qadar darah. Dikarenakan usia dan fisik pendonor sangat berpengaruh langsung terhadap kandungan HB dalam darah kita, pungkas Guru SMP Negeri 1 Bireuen ini.(*).

Berita Terkait

Tajaga Adat, Tapeukong Syariat, Pesan Kuat di Balik 800 Tahun Samudera Pasai
Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok
Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:38 WIB

Tajaga Adat, Tapeukong Syariat, Pesan Kuat di Balik 800 Tahun Samudera Pasai

Senin, 7 September 2026 - 14:25 WIB

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:37 WIB

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Berita Terbaru

PERISTIWA

Kapolres Sabang Pimpin Pencarian WN Malaysia Hilang Menyelam

Senin, 14 Sep 2026 - 15:05 WIB

PEMERINTAHAN

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA

Senin, 14 Sep 2026 - 14:57 WIB

Penampakan seekor buaya sungai di tebing Krueng Kluet/Kandang yang sempat direkam warga, Minggu, (13/9/2026).(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Buaya Muncul, Warga Resah

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:43 WIB

Bupati Aceh Barat Tarmizi saat membesuk orang dalam gangguan jiwa di daerahnya.

PEMERINTAHAN

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Minggu, 13 Sep 2026 - 16:10 WIB