LHOKSUKON (MA) – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Utara Dr. Mahyuzar, M.Si, mengajak pengurus Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) untuk mengambil peran dalam penanganan masalah stunting dan kemiskinan ekstrem di daerah ini.
“Sebagai organisasi alumni HMI dan KOHATI, KAHMI dan FORHATI hendaknya menjadi wadah yang pro-aktif, bukan hanya untuk mewadahi para alumni, akan tetapi juga dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat,” kata Pj Bupati Aceh Utara dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten I Setdakab Dayan Albar, S.Sos, MAP, pada acara pelantikan Pengurus Majelis Daerah KAHMI dan FORHATI Lhokseumawe – Aceh Utara periode 2023 – 2028 di Pendopo Bupati Aceh Utara, Jumat malam, 8 Desember 2023.
Dikatakan, terdapat tiga persoalan yang saat ini menjadi perhatian Pemerintah Pusat di Aceh Utara, yaitu penurunan angka stunting, penanganan kemiskinan ekstrim, serta menyukseskan agenda Pemilu serentak tahun 2024.
Untuk itu, Pemkab Aceh Utara berharap agar KAHMI dan FORHATI dapat berbuat, berperan dan berkontribusi, dalam penanganan persoalan-persoalan yang sedang menjadi prioritas perhatian Pemerintah Daerah. “Termasuk menawarkan solusi untuk memecahkan masalah-masalah yang kerap dihadapi oleh masyarakat kita. Solusi persoalan umat tersebut haruslah bertumpu pada visi yang menjangkau ke depan, dengan strategi yang tepat, yang implementasinya bersifat realistik, serta dapat dijalankan,” ungkapnya.





