PIDIE JAYA (MA) – Musim tanam rendeng 2024-2025 di Kabupaten Pidie Jaya telah dimulai sejak Oktober lalu. Persiapan pengolahan lahan dilakukan di delapan kecamatan dengan target luas tanam sebesar 8.491 hektar.
Hingga minggu pertama Desember 2024, realisasi tanam telah mencapai 123 hektar, tersebar di Kecamatan Jangka Buya, Panteraja, dan Bandar Baru.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pidie Jaya, Muzakkir, menjelaskan bahwa hingga akhir Desember 2024, realisasi tanam diprediksi mencapai 3.511 hektar. Sisa target seluas 4.980 hektar akan dilanjutkan pada Januari 2025. Dengan target produktivitas sebesar 7 ton gabah kering giling per hektar, diharapkan musim tanam rendeng ini menghasilkan produksi total sebesar 59.437 ton gabah kering giling.
Dalam rangka mendukung kelancaran musim tanam rendeng, katanya, penyaluran pupuk bersubsidi melalui distributor ke kios pengecer sedang berlangsung. Diharapkan seluruh pupuk bersubsidi untuk wilayah Pidie Jaya selesai disalurkan paling lambat 15 Desember 2024. Selain itu, penyuluh pertanian diminta untuk aktif mendampingi petani di wilayah kerja masing-masing.
Namun, kendala ditemukan di Kecamatan Meureudu, di mana saluran primer Lhok Badeuk di Gampong Blang Awe jebol akibat banjir bandang. Kerusakan ini dikhawatirkan mengganggu pelaksanaan tanam serentak di wilayah tersebut.




