TAPAKTUAN | MA — Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol (Inf) Faiq Fahmi akhirnya mengerahkan personil di jajarannya untuk mendukung oprasi pemadam api yang membakar lebih dari 60 Hektar hutan dan lahan di kawasan Bakongan Aceh Selatan.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Aceh Selatan yang semakin meluas itu, dilaporkan mengancam hutan TNGL dan pemukiman warga di kecamatan Bakongan
Sebagaimana laporan dari petugas, Minggu, (24/8/2025), musibah itu telah berlangsung lebih dari enam hari, namun belum berhasil diatasi.
“Sudah dikerahkan kekuatan maksimal, namun api belum bisa dijinakkan,” kata Pendim 0107 Aceh Selatan Sersan Husni.
Insiden kebakaran di kawasan hutan Barongan, sekitar 60-an Km dari Tapaktuan, semakin meluas karena beberapa sebab di antaranya, terbatasnya peralatan, faktor alam dan topografi hutan dan lahan yang didominasi lahan gambut
Karakteristik areal lahan yang berbeda dengan lokasi lain menjadikan petugas kesulitan memadankan api.
“Kalau di lokasi lain, seperti yang terjadi di ka Sawang, dengan cepat bisa diatasi, namun, tidak separah yang terjadi di kawasan Ujung Mangki Bakongan yang sulit dipadamkan dalam operasi pemadaman yang sudah berlangsung selama enam hari,” kata petugas di lapangan.




