Peserta Tes Satpol PP dan WH Aceh Besar Lapor Dugaan Kecurangan Seleksi

Rabu, 14 Maret 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (ADC) – Proses seleksi penerimaan calon anggota Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP/WH) Aceh Besar, dinilai belum bebas dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Dugaan masih terjadinya penyimpangan dalam seleksi tenaga kontrak tersebut, disampaikan sejumlah peserta tes calon anggota Satpol PP-WH Aceh Besar kepada Ombudsman RI perwakilan Aceh, Rabu (14/03/2018).

Salah satu peserta, Syahrullah saat mendatangi kantor Ombudsman RI mengatakan, banyak nama-nama peserta yang sudah dinyatakan gugur pada tes awal, kemudian bisa mengikuti tes kembali saat tahapan akhir.

“Kami lapor karena ada dugaan kecurangan, seperti nomor yang tidak lulus tahap tes tulis, tetapi diakhir tes nomor itu masuk lagi dan lulus,” kata Syahrullah.

BACA JUGA...  Muyassir Ajak Dermawan Bantu Nurbaya Melawan Tumor Otak

Syahrullah mengatakan, tes yang sudah dilaksanakan dari Desember 2017 itu awalnya hanya mensyaratkan empat tahapan seleksi yakni tes tulis, mengaji, wawancara dan pantohir.

“Dari keempat tahapan ini, Pansel sudah mengumumkan peserta yang lulus sebanyak 350, bahkan mereka sudah mengikuti beberapa kali apel pagi,” tambahnya

Setelah itu, kata Syahrullah, pihak panitia kembali membuat tahapan tambahan yaitu tes kesehatan, lalu dalam tes ini terjadi penambahan peserta lagi sebanyak 33 orang, sehingga total peserta mencapai 383. Dari situ, diketahui termasuk sejumlah peserta yang telah dinyatakan gugur pada tahapan tes tulis.

BACA JUGA...  Pakai Baju Kebesaran PA, Bupati Mawardi Sumringah

“Seleksi empat tahap, dan kami sudah diumumkan lulus, kemudian ditambah tes kesehatan lagi, lalu ada yang sudah jatuh tahap awal, tapi diakhir namanya muncul kembali,” terangnya.

Dikatakannay, usai dilakukan tes kesehatan, panitia kembali mengumumkan peserta yang lulus, dari total 383 peserta tes kesehatan itu, 83 orang dinyatakan tidak lulus termasuk mereka yang sudah melewati empat tahapan sebelumnya.

“Kami melihat ada delapan orang yang tidak lulus tahap tes tulis, tetapi saat ikut tes kesehatan nomor mereka muncul lagi, dan mereka dinyatakan lulus,” tambahnya.

Atas temuan itu, kata dia, Ia bersama peserta lainnya melaporkan persoalan ini ke Ombudsman Aceh, dan meminta agar peserta yang sudah gagal diawal kemudian lulus diakhir itu dibatalkan.

BACA JUGA...  Teguh Darmawan dan Geubrina Zikra Barizki Dinobatkan Agam Inong Aceh Selatan 2023 

Menanggapi laporan tersebut, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Taqwaddin Husin mengatakan, pihaknya akan memproses laporan tersebut dan akan memanggil pihak terkait didalam proses seleksi ini.

“Kami akan memanggil pihak terkait untuk menindaklanjuti laporan masyarakat ini,” ujarnya.

Untuk tahap awal, lanjut Taqwaddin, pihaknya akan melakukan verifikasi formal, jika sudah memenuhi unsur, sehingga bisa dilakukan pemeriksaan terhadap laporan ini, kemudian pihaknya akan memanggil semua pihak yang terkait seperti Kasatpol PP dan WH maupun Semua Aceh Besar sendiri.

“Kalau itu terbukti kami akan minta kelulusan ini dikoreksi,” pungkasnya. [*]

Berita Terkait

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:37 WIB

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Wagub Aceh Raih Penghargaan Penguat Ekonomi Syariah

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:34 WIB

RAGAM BERITA

35 Peserta Muda Berebut Tiket Bintang Radio Nasional

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:59 WIB