Pertahkindo Gelar Musda II,  Yudi Kurnia Terpilih Sebagai Ketua

Yudi Kurnia juga menjelaskan, Pertahkindo ini merupakan perkumpulan tenaga ahli konsultan Indonesia, yang mana asosiasi ini untuk menciptakan tenaga-tenaga ahli. Dimana tenaga-tenaga ahli ini digunakan untuk pembangunan di khususnya provinsi Aceh.

“Kalau untuk saat ini anggota Pertahkindo Provinsi Aceh itu yang aktif ada 150, dan saya harap terus bertambah seiring adanya dukungan pemerintah. Bukan hanya tenaga kerja konstruksi, bahkan tenaga didikpun harus disertifikasi keahlian ataupun keterampilan sehingga berkualitas,” imbuhnya.

BACA JUGA...  Sulaiman Manaf: Otsus Tak Seberapa, Aceh Dimiskinkan

Sementara itu, ketua umum Pertahkindo pusat, Ir Aries Wimaruta, M.M, mengatakan Aceh memiliki letak yang strategis, sehingga bisa menjadi contoh kepada daerah lain. Menurutnya, tenaga ahli di Aceh menjadi salah satu yang terbanyak di indonesia, seiring dengan kebutuhan pembangunan yang semakin pesat.

“Peran pemerintah juga diharapkan dalam pembentukan ketenagakerjaan. Dalam hal ini, DPD Pertahkindo harus bekerja sama dengan pemerintah Provinsi Aceh untuk menciptakan tenaga kerja yang bersertifikasi ahli dan berkualitas. Sehingga kita bisa menjadi bagian dari transisi dari negara berkembang menjadi negara maju”, lanjutnya.

BACA JUGA...  'Hempang’ Radikalisme Ponpes Al-Hidayah Peringati Hari Lahir Pancasila

Pada kesempatan itu, Aries Wimaruta juga mengucapkan selamat kepada ketua dan kepengurusan Pertahkindo Aceh periode masa jabatan 2023-2028. Harapannya, kepengurusan baru ini semakin baik dan sukses ke depannya.