Pernyataan Plt. Kadiskes Asel Yuhelmi Cerminan Sikap  Sombong

Para Nakes di Asel tuntut hak dan "dibalas" Kadiskes supaya mundur.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa/lnc).

TAPAKTUAN | MA — Pernyataan Plt. Kadiskes Aceh Selatan (Asel)  Yuhelmi, SH  yang meminta tenaga kesehatan (nakes) untuk mundur  dinilai sebagai sikap sombong pejabat dimaksud.

Bagaimana tidak, pernyataan Yuhelmi agar para nakes mengundurkan diri bukan sekedar “marah” tetapi memperlihatkan kesombongan dan  keangkuhan.

Selain itu, pernyataan agar mundur, jika tidak mampu mengikuti mekanisme adalah cerminan seorang yang berjiwa kasar. Seharusnya, pejabat setingkat eselon-II mampu menunjukkan sikap yang lembut.

BACA JUGA...  Qari Berprestasi pada MTQ XXXVI Aceh Mendapatkan Bonus 

Begitu banyak sorotan atas pernyataan Yuhelmi, sampai-sampai diperbincangkan di kedai-kedai kopi dan instansi pemerintah.

Tidak kurang, sorotan tajam juga dari  seorang tokoh muda  Kluet Raya Rojiyan Norman sebagaimana dilansir media online di Tapaktuan, Kami, (26/3/2026).

“Sebaiknya Pak Plt. (maksudnya Yuhelmi-red) tidak harus mengeluarkan pernyataan seperti itu karena pihak yang lebih berwenang adalah Sekda atau bupati,” kata sumber yang mengutip percakapan sesama ASN di Setdakab Asel.

BACA JUGA...  Nakes dan Penggiat Wisata Dapat Penghargaan dari Azwardi 

Sementara itu, bagi Rojiyan,  pernyataan Plt. Kadiskes berpotensi melukai rasa keadilan para nakes yang selama ini tetap bekerja di tengah keterlambatan pembayaran insentif.

Pernyataan “silakan mundur” kepada nakes  yang belum menerima hak, juga  merupakan bentuk pengalihan dari persoalan utama yaitu ketidakmampuan membayarkan hak mereka.(Maslow Kluet).