Pengusaha Wisata di Sabang Jaga Kelestarian Alam Bersama

Minggu, 25 Agustus 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Inilah kawasan wisata milik pengusaha Pulau Weh Dive Resort, yang masih terjaga dengan apik

Inilah kawasan wisata milik pengusaha Pulau Weh Dive Resort, yang masih terjaga dengan apik

Sabang, MA – Pelaku usaha wisata di Sabang sepakat menjaga kelestarian alam bersama, seperti pembatasan sempadan pantai yang berlokasi di jembatan penginapan Pulau Weh Dive Resort, kini pengusaha bersama masyarakat setempat saling menjaga keindahan alam sekitar baik laut maupun alam sekitarnya.

Meskipun sebelumnya sempat adanya salah paham atas pembatasan wilayah atau larangan melakukan aktivitas memancing yang dilarang oleh pemilik usaha wisata terkait pemancingan ikan oleh warga masyarakat disekitar Pulau Weh Dive Resort di Gampong Iboih, Kecamatan Sukamakmeu, Kota Sabang.

BACA JUGA...  Peringati HUT Ke-22 Partai Demokrat Kota Sabang Gelar Turnamen AHY Cup

Camat Sukamakmue Nurmansyah Putra, mengatakan pihaknya telah melakukan audiensi dengan masyarakat dan penanggung jawab Pulau Weh Dive Resort serta Ketua Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup Indonesia Kawasan Laut Hutan dan Industri (LPLHI-KLHI) DPD Kota Sabang Syukri alias Bayu.

“Tidak ada persoalan dan intervensi dari pihak mana pun termasuk pihak keamanan laut yakni TNI, itu hanya kesalahpahaman saja, masing-masing pihak sudah bertemu dan komitmen tidak memperpanjang masalah ini. Pihak resort pun tidak melarang masyarakat untuk menikmati laut yang berlokasi di tempat usahanya, tapi mereka hanya menjalankan amanah sebagai pemohon yang diberikan ijin oleh pihak Pemda untuk menjaga lingkungan disana,” kata Putra, di Sabang, Minggu (25/08/2024).

BACA JUGA...  Dua Kabupaten Wilayah Kalimantan Tengah Dikepung Banjir

Berita Terkait

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital
Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 
Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas
Barang Milik Rekanan Diduga Hilang di Halaman RSUD Sabang
Posko PT Atakana Rusak, Sengketa Agraria Diminta Tempuh Jalur Hukum
Banjir Terus Mengancam
Upah Belum Dibayar, Pekerja: Kami Kekantor Tapi Tidak Ditanggapi 

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Rabu, 30 September 2026 - 19:41 WIB

Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital

Selasa, 29 September 2026 - 17:49 WIB

Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas

Selasa, 29 September 2026 - 15:42 WIB

Barang Milik Rekanan Diduga Hilang di Halaman RSUD Sabang

Minggu, 27 September 2026 - 20:00 WIB

Posko PT Atakana Rusak, Sengketa Agraria Diminta Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat melihat data administrasi terkait bantuan bencana di sebuah Laptop.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Kita Perjuangkan KK Gantung

Kamis, 1 Okt 2026 - 07:44 WIB

PEMERINTAHAN

Plt Sekda Aceh Minta Rehab-Rekon Segera Dipacu

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:53 WIB

NANGGROE

Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:41 WIB

NEWS FEATURE

Ali Imran Raih Magister Manajemen di Unimal

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:53 WIB