Bupati Abdya Buka Kejuaraan Cabor Catur Se- Aceh Pra Kualifikasi PORA

  • Bagikan

 40 total views,  1 views today

Bupati Abdya Buka Kejuaraan Cabor Catur Se- Aceh Pra Kualifikasi PORA

BLANGPIDIE (MA) – Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh. Akmal Ibrahim; Buka secara resmi kejuaraan Cabang Olah Raga (Cabor) Catur se – Aceh Pra Kualafikasi Pekan Olah Raga Aceh (PORA) tahun 2021. Disaksikan oleh Ketua Umum Percasi Provinsi Aceh Ihsanuddin, Jum’at, 15 Oktober 2021.

Kegiatan bertajuk [melalui kejuaraan Catur Pra Kualifikasi PORA tahun 2021, mari kita tingkatkan semangat kesatuan dan persatuan menuju tuan rumah bersama PON 2024 Aceh- Sumut], dihadiri oleh 22 Kabupaten/ kota, kecuali Aceh Barat yang tidak memiliki kepengurusan secara definitip.

Khusus Aceh Barat, dikarenakan belum terbentuk secara resmi Percasi, tidak diijinkan untuk bertanding, begitu penegasan Qamaruzzaman Hagny, M, Sos, selaku ketua Panitia sekaligus Pengurus Harian Percasi Aceh.

Qamaruzzaman juga menyatakan bahwa seluruh atlet catur yang hadir pada saat ini, diharapkan menjungjung tinggi sportifitas, disiplin, dan tata tertib yang dikeluarkan oleh panitia agar pelaksanan dapat berjalan dengan lancar, tepat waktu dan sasaran, terangnya.

Sementara Ketua Umum Percasi Aceh, H. Ihsanuddin MZ, SE, MM dalam sambutannya mengatakan sangat gembira dan bangga bahwa dirinya dapat bertemu dengan kawan lamanya di Abdya, selain itu hal yang utama perjalanannya untuk menyeleksi para atlet catur untuk pertandingan PORA yang Insya Allah akan dilaksanakan di Pidie 2022 mendatang.

Terakhir, kata Politisi PPP Aceh itu, kita akan upayakan catur lewat ke PON XX mendatang, untuk itu selain mencari Atlet yang berbakat dan cerdas, juga akan melakukan upaya- upaya latihan lainnya, seperti mengikuti kejuaraan dan pelatihan di luar negeri, terangnya.

Sedangkan Bupati Aceh Barat Daya, Akmal Ibrahim menyatakan selamat datang kepada pengurus percasi Aceh dan para atlet catur dari 21 Kabupaten/kota, untuk bertanding di daerah ini.

“Inilah Daerah berjuluk Bumoe Breuh Sigupai yang luasnya sekitar 60 ribu km persegi, yang masyarakatnya sedikit tertutup, bermata pencaharian sebagai petani, nelayan, dan pedagang serta l lainnya seperti PNS, POLRI/ TNI dan karyawan lainnya,” Terang Bupati.

Sebagai Daerah tujuan wisata daerah ini pun banyak menyajikan kerajinan, wisata alam berupa semenanjung laut.

Dan terima kasih, kami ucapkan kepada Pengurus Percasi Aceh, Koni dan Percasi Abdya, telah memberikan kepercayaan kepada Bumuo Breuh Sigupai melaksanakan pra- PORA, semoga berlangsung sukses dan bila ada kekurangan jangan sungkan menghubungi kami, terang Bupati Akmal Ibrahim. (Abdul Rahman)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...