Sesuai dengan program Presiden Prabowo Subianto yang tertuang di dalam Asta Cita salah satunya adalah memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau dan ekonomi biru.
LHOKSEUMAWE | mediaaceh.co.id – Rektor Universitas Malikussaleh Lhokseumawe (Unimal) Herman Fithra menyikapi wacana penambahan Batalyon TNI di provinsi paling ujung pulau Sumatera [Aceh], beri pemahaman secara tegas bahwa; penambahan Batalyon TNI sangat tepat, untuk memperkuat manunggal TNI dengan rakyat Aceh.
Terutama di wilayah yang memiliki kawasan pertanian sebagai penyanggah kebutuhan pangan dan swasembada pangan di Aceh, peran TNI sangat dibutuhkan untuk mewujudkan itu.
Apalagi wacana kehadiran Batalyon teritorial TNI yang baru di Aceh, lebih diarahkan untuk satuan batalyon kesehatan, pangan dan konstruksi, diyakini percepatan pembangunan swasembada pangan, kesehatan dan konstruksi akan cepat terwujud dengan backup kuat dari TNI.
Sesuai dengan program Presiden Prabowo Subianto yang tertuang di dalam Asta Cita salah satunya adalah memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau dan ekonomi biru.





