
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3A Aceh Utara, Iskandar, S.STP., MSP, menuturkan bahwa peringatan HAN bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap isu perlindungan anak. Ia menambahkan, Dinsos P3A terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pencegahan kekerasan terhadap anak, termasuk kekerasan berbasis gender.
“Momentum Hari Anak Nasional ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak, mulai dari keluarga, sekolah, hingga komunitas,” ungkap Iskandar.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Ketua TP PKK bersama Kepala Dinas Sosial P3A menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba yang telah digelar sebelumnya. Beragam lomba seperti bakiak, batok, tarik tambang, dan mewarnai diikuti dengan antusias oleh puluhan siswa sekolah dasar dari berbagai kecamatan di Aceh Utara. Kegiatan tersebut menjadi sarana rekreasi edukatif sekaligus ajang pengembangan potensi anak.
Selain lomba, acara juga dimeriahkan dengan penampilan kreativitas anak-anak, mulai dari tarian tradisional hingga pembacaan puisi bertema cinta tanah air dan perlindungan anak. Suasana penuh keceriaan tersebut menjadi cerminan semangat anak-anak Aceh Utara dalam mengekspresikan bakat dan minat mereka.




