JANTHO (MA) – Pembangunan Aceh Besar sangat penting dilakukan. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terus berupaya meningkatkan pembangunan di kabupaten penyangga ibukota provinsi Aceh.
Untuk mewujudkannya, belum lama ini, Pemkab Aceh Besar melalui Bappeda setempat menggelar Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Aceh Besar Tahun 2023-2026.
Pertemuan yang berlangsung di SKB Kota Jantho, beberapa pekan lalu dan dibuka Bupati Aceh Besar, Ir H Mawardi Ali, yang diwakili Sekdakab, Drs Sulaimi MSi turut membicarakan arah pembangunan Aceh Besar.
Konsultasi tersebut dihadiri unsur Forkopimda, DPRK, Kepala OPD, camat, akademisi, tokoh masyarakat, dan stakeholder lainnya.
Sulaimi dalam sambutannya mengatakan, penyusunan dokumen RPD dilakukan menggunakan pendekatan teknokratik, partisipatif, politis, serta atas-bawah dan bawah-atas.
Menurut Sekdakab, RPD juga harus dirumuskan secara transparan, responsif, efisien, efektif, akuntabel, partisipatif, terukur, berkeadilan, dan berwawasan lingkungan.
Seiring perkembangan industri 4. 0, sambung Sulaimi, pembangunan daerah harus berbasis elektronik.
Karena itu, ia meminta semua OPD terus mengembangkan kapasitas diri sesuai dengan kebutuhan zaman di era digital ini.




