“Sekarang, perencanaan dan penganggaran dijalankan melalui Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD). Sehingga, semua pihak harus bisa bekerja sebagai tim yang besar agar dapat menyukseskan pembangunan daerah ke depan,” pungkas Sulaimi.
Lantas apa harapan anggota DPRK Aceh Besar?.
Anggota DPRK Aceh Besar dari Komisi V, Yuhelmi menegaskan, pentingnya pembangunan yang tepat sasaran. Menurutnya, kebutuhan yang mendesak harus diutamakan, bukan keinginan yang tidak terbatas.
“Selaku anggota dewan, saya mengharapkan pembangunan Aceh Besar berdasarkan kebutuhan bukan keinginan,” ujar politisi asal partai Demokrat Aceh Besar ini.
Lanjut pria yang menetap di Gampong Paya Ue, Blang Bintang, Aceh Besar ini, untuk mewujudkan pembangunan yang efektif, perlu menempatkan pejabat yang sesuai dengan kemampuan.
“Kalau pejabat tersebut keahlian di bidang hukum, ya tempatkan di bidang hukum bukan di bidang lain,” ujarnya.
Selain itu, pemerataan pembangunan antar wilyah juga harus menjadi perhatian. Untuk itu, arah pembangunan juga harus sesuai dengan usulan masyarakat yang disampaikan melalui reses dewan.
“Semua harus berdasarkan button up atau usulan masyarakat dan keadilan, jangan hanya menumpuk di suatu daerah saja, kawasan pesisir juga perlu perhatian,” ujarnya.




