Anggota DPRK Pijay Kritisi PA Soal Rumah Dhuafa

Minggu, 9 April 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Meureudue l AP-Partai Aceh(PA) kabupaten Pidie Jaya, dituding telah mengintervensi sejumlah bantuan rumah dhuafa, sumber anggaran dana otsus 2017.

Tindakan intervensi itu dilakukan melalui sagoe-sagoe di setiap kecamatan yang tersebar di kabupaten setempat, untuk setiap desa yang menerima bantuan tersebut mendapat “jatah” sebanyak dua unit rumah.

Hal itu diungkapkan oleh salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten(DPRK) Setempat,Hasan Basri Kepada kepada wartawan, Minggu, 9 April 2017.

Dikatakan Hasan Basri,Pihaknya sangat keberatan dengan tindakan intervensi dimaksud,pasalnya proses penyaluran dengan cara mengintervensi dinilai tidak tepat sasaran serta tidak adil terhadap calon penerima manfaat(dhuafa,red) lainnya.

“Kami selaku dewan sangat keberatan sekali dengan adanya intervensi dari pihak PA melalui sagoe-sagoe nya terhadap proses penyaluran bantuan rumah dhuafa sumber dana otsus 2017,karena tindakan intervensi tersebut telah membuat tidak tepat dan tidak adil terhadap orang-orang dhuafa lainnya yang semestinya sangat berhak dan bisa mendapatkan bantuan tersebut,”ungkap Hasan Basri, sembari mengatakan pihak keuchik serta unsur masyarakat yang lebih memiliki kewenangan dalam menilai tingkat kelayakan,ketepatan terhadap calon penerima manfaat,karena sejumlah data yang akurat saat ini juga telah dimiliki oleh pihak pemkab setempat,namun dalam pelaksaannya menjadi tidak sesuai dengan data yang semestinya.

BACA JUGA...  Kecewa Terhadap Partai Dan Bupati, Sekretaris DPW PA Aceh Jaya Keluar Dari Partai

Lanjut Hasan Basri,saat ini pihaknya telah banyak menerima sejumlah keluhan serta sejumlah laporan dimaksud yang datang dari keuchik yang mengadu kepada pihaknya.

Selain itu,dalam waktu dekat,pihaknya atas nama DPRK,akan segera melakukan pansus(Panitia Khusus) terhadap permasalahan tersebut,menurutnya bila hal itu dibiarkan akan berpotensi menjadi konflik sosial atas ketidak adilan yang dilakukan oleh pemerintah Pidie Jaya dalam memverifikasi secara akurat terhadap data penerima rumah dhuafa.

BACA JUGA...  Soal UKW, Ketum PPWI Soroti Dewan Pers

“Dalam waktu dekat kami dari dewan akan segera melakukan Pansus,kami akan turun lansung ke lapangan guna mengecek satu per satu terhadap “jatah” dua unit rumah yang telah diintervensi tersebut.”,timpal Hasan Basri dengan tegas.

Sementara salah seorang Keuchik dari beberapa kecamatan,yang enggan dikorankan namanya dengan alasan keamanan,kepada Rakyat Aceh,mengaku,pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa ketika proses siapa saja calon yang akan menerima bantuan rumah dhuafa tersebut,diintevensi oleh pihak lain alias tidak berdasarkan kelayakan yang tepat.

BACA JUGA...  96 Pemuda Aceh Utara Ikut Pelatihan Berbasis Kompetensi di Gedung BLK

“Kalau sudah diintervensi oleh mereka,(pihak PA,red)kami tidak bisa berbuat apa-apa,meski sebetulnya masih banyak orang dhuafa yang lain lebih memprihatinkan,yang harus kita segerakan bantuan tersebut”,ungkap Keuchik.

Sebagaiman diketahui,tahun 2017 ini,pemkab setempat akan membangun 5 unit rumah dhuafa untuk setiap desa,dengan jumlah 222 desa yang berada di kabupeten Pidie Jaya,dengan nilai anggaran untuk setiap unit rumah dhuafa tersebut sebanyak Rp.45 juta.

Menyahuti tudingan miring tersebut,sementara ketua Partai Aceh Pidie Jaya,yang juga Bupati Kabupaten setempat,H.Aiyub Abbas,yang dikonfirmasi melalui telpon cellulernya,hingga berita ini diturunkan hingga pukul 17.04 wib,Rakyat Aceh,belum mendapat keterangan dari pihak nya,sementara sms yang dikirim pun juga belum mendapat balasan dari pihaknya. (rudy)

Foto: Ilustrasi

Berita Terkait

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB

Saat DS diamankan di Mapolsek Tanah Jambo Aye oleh aparat kepolisian.

HUKOM

Motor Kurir SPX Dicuri, DS Diamankan Polisi

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:38 WIB